Kamis, 19 Maret 2026

Dosen IAIN Gorontalo Demo

10 Tuntutan Demonstrasi Para Dosen IAIN Gorontalo, dari Masalah Tunjangan hingga Dugaan Pungli

Puluhan dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo demo di Gedung Rektorat Kampus 1, Rabu (19/2/2025). Berikut 10 tuntutannya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto 10 Tuntutan Demonstrasi Para Dosen IAIN Gorontalo, dari Masalah Tunjangan hingga Dugaan Pungli
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
DEMO DOSEN - Suasana lantai satu Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo saat di demo puluhan dosen, Rabu (19/2/2025). Ada 10 tuntutan dalam orasi yang disampaikan oleh Ketua dan Sekretaris Jurusan IAIN Sultan Amai Gorontalo. 

Gaungan dan narasi tuntutan terus disampaikan mereka secara bergantian, sementara Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Zulkarnain Suleman enggan untuk turun padahal berada di ruangannya.

Terlihat kepala LP2M, Wakil Rektor 1 dan 3 hadir membersamai massa aksi, namun para demonstran tersebut menginginkan kehadiran rektor.

Diberitakan sebelumnya, Puluhan dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Gorontalo menggelar aksi demonstrasi di gedung Rektorat Kampus I IAIN Sultan Amai Gorontalo di Jalan Gelatik, Heledulaa Selatan, Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (19/2/2025) siang.

Aksi dipicu oleh berbagai permasalahan keuangan di kampus, termasuk keterlambatan pembayaran tunjangan Ketua dan Sekretaris Jurusan selama empat bulan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Puluhan Dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo Demo Singgung Tunjangan hingga Dugaan Pungli

Dalam selebaran yang beredar di lingkungan kampus, para dosen menyoroti sejumlah isu seperti dugaan penyalahgunaan dana pembangunan masjid di kampus II IAIN.

Tak hanya itu pengangkatan pejabat yang tidak memenuhi syarat, serta dana Kartu Indonesia Kuliah (KKS) yang sudah cair namun gagal disalurkan.

Selain itu, mereka juga mempertanyakan janji umrah bagi program studi unggulan yang hingga kini belum terealisasi.

"Tunjangan kami sudah empat bulan belum dibayarkan, ini sangat berdampak pada kesejahteraan kami sebagai tenaga pengajar," ujar Arfan Nusi, peserta aksi.

Para dosen juga menyoroti kebijakan perjalanan dinas tanpa batas, dugaan pungli di Program Pascasarjana, serta penurunan jumlah mahasiswa baru setiap tahunnya.

Mereka juga mengkritisi keterlambatan sertifikasi dosen dan tunjangan kinerja yang sering kali tersendat.

Baca juga: Siswa di Papua Bakal Demo Tolak Makan Bergizi Gratis, Polisi Beri Peringatan

"Kami ingin transparansi dan kejelasan. Jangan sampai kampus kami semakin terpuruk akibat kebijakan yang tidak berpihak kepada dosen dan mahasiswa," tambah Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dian Adi Perdana.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak rektorat IAIN Gorontalo terkait tuntutan para dosen.

Saat ini, aksi tuntutan masih berlangsung sementara pimpinan kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo tak terlihat di lokasi aksi. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved