Cerita Legenda
Cerita Legenda Raja Blongkod di Dunggala Gorontalo, Makam Dijaga Kucing Hitam Berkalung Emas
Hasman Bula (50), warga Desa Dunggala, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, menceritakan legenda Raja Blongkod.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-makam-Raja-Blongkod-yang-terletak-di-Desa-Dunggala.jpg)
Sehingga menetap di Desa Dunggala Kabupaten Gorontalo bersama keluarga dan prajuritnya.
Namun beberapa paham lain bahwa di masa hidup Raja Blongkod, islam sudah berjaya di Gorontalo.
Raja Blongkod pindah dari Atinggola karena adanya penjajahan Belanda.
Baca juga: Polisi Selidiki Pelaku Pembuang Bayi Perempuan di GORR Gorontalo
Selain itu, bukti kuat juga menurut penuturan beberapa warga ditemukan tombak menyerupai bentuk tulang yang bertuliskan huruf arab. Ini menandakan Islam memang sudah ada sejak dulu di Gorontalo.
Ia melanjutkan, di sekitar makam Raja Blongkod dulunya terdapat makam-makam prajurit. Sayangnya, lambat laun jejak makam itu hilang.
Apalagi lokasi tersebut merupakan perkebunan milik warga yang saat ini sudah ditanami pohon pepaya.
"Di sekitar makam ini ada kuburan keluarga juga panglima atau prajurit hanya saja sudah tidak kelihatan, tinggal pecahan batu yang masih sedikit terlihat," bebernya.
Hasman tak banyak bercerita soal kehidupan Raja Blongkod, karena ada banyak cerita dengan versi masing-masing.
Hingga kini, kisah makam Raja Blongkod masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
Namun menurut informasi cukup kuat, Raja Blongkod dipercaya pernah memerintah Pohalaa atau Kerajaan Atinggola dan Bintauna.
Diyakini warga, bentuk makam yang menyerupai mahkota dengan sudut kerucut itu emiliki nilai status ekonomi sosial yang tinggi. Masyarakat terdahulu percaya keberadaan makam Raja Blongkod.
Sementara di samping-sampingnya itu merupakan permaisuri dari Raja Blongkod.
Namun beberapa kuburan hingga kini belum diketahui pasti asal-usul keempat makam tersebut.
Makam Raja Blongkod juga konon katanya dijaga oleh kucing hitam berkalung emas.
Makam ini strukturnya menggunakan batu karang yang sangat kuat.