Fasilitas Publik
8 Pengendara di Gorontalo jadi Korban Jalan Berlubang Jembatan Boalemo
Damin Adam, warga setempat, menjelaskan bahwa, sudah terdapat sedikitnya delapan kecelakaan akibat lubang tersebut.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Jalan berlubang di dekat Jembatan yang berada di Desa Polohungo, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo banyak diresahkan masyarakat.
Damin Adam, warga setempat, menjelaskan bahwa, sudah terdapat sedikitnya delapan kecelakaan akibat lubang tersebut.
"Ada delapan kecelakaan yang terjadi akibat lubang besar itu," ungkapnya kepada Tribungorontalo.com, Jumat (14/2/2025).
Baca juga: Pedagang Durian Gorontalo di JDS Siapkan 500 Biji per Hari, Omset Nyentuh Rp 5 Juta
Diketahui terdapat kecelakaan yang menimbulkan korban patah tulang saat melalui jembatan tersebut.
Menurut Damin, tidak adanya penerangan dan jalan berlubang tersebutlah yang mengakibatkan banyak kecelakaan terjadi.
"Posisinya sebelum jembatan ini kan turunan, jadi laju dari kendaraan pasti sangat tinggi dan karena lubang itu banyak pengendara yang jadi korban," ujarnya.
Karena banyaknya kecelakaan, warga berantusias untuk menaruh pasir dilubang tersebut.
"Tapi pasir itu juga tidak menimbulkan kabar baik, ada pengendara motor yang terjatuh akibat kehilangan keseimbangan saat bannya menyentuh pasir," jelas Damin.
Terakhir, Damin mengharapkan agar pihak terkait segera memperbaiki jalan berlubang tersebut.
"Semoga cepat ada perbaikan, saya jujur sangat prihatin dengan banyaknya kecelakaan ini hanya perkara lubang," pungkasnya.
Baca juga: 20.404 Warga Gorontalo Menganggur! Didominasi Lulusan SMA
Mendengar hal ini Supandra Nur selaku Kepala Dinas PUPR mengatakan bahwa laporan tersebut sudah diterima sejak bulan Januari.
"Sudah ada laporan pada Januari kemarin dan kami sudah memasang plank hati-hati," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan proses untuk permohonan anggaran perbaikan jalan di seluruh Kabupaten Boalemo.
"Kami masih dalam tahap pengajuan, dan dalam isi tersebut tentunya untuk perbaikan jalan di Boalemo salah satunya di Jembatan Polohungo itu," jelasnya.
Terakhir, ia juga masih menunggu putusan resmi dari Bupati Kabupaten Boalemo yang baru untuk menyelaraskan pembangunan daerah.
"Pelantikan juga tinggal sebentar lagi, mungkin bisa ditunggu sampai saat itu tiba," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kabupaten-Boalemo-yang-banyak-memakan-korban-Jumat-1422025.jpg)