Penumpang Pesawat
Sosok Pelaku Pembobolan Koper di Bandara Ternyata Karyawan Maskapai Pesawat
Berikut sosok pelaku pembobolan koper di Bandarayang merupakan karyawan maskapai Lion Air di bagian porter Bandara Sultan Hasanuddin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dfhsrwytj.jpg)
Ia menjelaskan bahwa penumpang baru menyadari kehilangan barangnya setelah tiba di Kendari dan membuka koper di Bandara Haluoleo.
Pihaknya menduga pencurian terjadi saat koper masih berada di Bandara Hasanuddin Makassar.
"Videonya viral itu memang betul di Bandara Haluoleo, tapi untuk pengambilan barangnya bukan kejadiannya di Bandara Haluoleo, dan sekarang masih diusut di Polsek Bandara Hasanuddin di Maros," tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Ranomeeto AKP Muh Ansar mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan kehilangan perhiasan dari seorang penumpang pesawat Lion Air pada Minggu (9/2/2025).
Korban diketahui berinisial ADJ seorang wiraswasta kelahiran Ujung Pandang yang kini berdomisili di Kecamatan Baruga, Kendari.
"Kami kroscek kepada pihak Bandara Haluoleo lewat humasnya, dan kami sudah dapat informasi bahwa memang ini ada tindakan pidana pencurian.
Kopernya memang dicongkel dari bandara sebelumnya," ungkap AKP Ansar kepada Kompas.com.
Baca juga: Lion Air Akan Tindak Tegas 4 Porter Bandara yang Curi Emas Milik Penumpang
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa empat orang yang merupakan karyawan Lion Air bagian porter di Bandara Hasanuddin Makassar sudah diamankan oleh pihak kepolisian setempat.
"Mereka masih dalam proses pemeriksaan. Dugaan tindak pidana ini terjadi hari Sabtu 8 Februari 2025, diperkirakan kopernya di lambung pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 992 dan tiba di Bandara Haluoleo pada sore," tambahnya.
Menurut keterangan Kapolsek Ranomeeto, barang berharga yang hilang milik korban antara lain yakni cincin emas seberat 1,85 gram, gelang emas seberat 2,98 gram dan jam tangan warna hitam.
"Pas ada informasi kehilangan, pihak maskapai dan bandara sini melapor ke Bandara Hasanuddin dan petugas di sana langsung bergerak. Pelakunya sudah diamankan," ujar AKP Ansar.
Kini, kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polsek Maros, sementara keempat pelaku tengah diperiksa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sebelumnya, pihak Lion Grup mengaku tengah melakukan investigasi setelah emas milik penumpang hilang.
"Saat ini kami telah berada di Makassar, investigasi terkait barang hilang salah satu penumpang," kata Humas Lion Grup Kendari Danang, dikutip Tribun-medan.com dari TribunnewsSultra.com.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com