Kebakaran Rumah di Bulotalangi Barat
Kebakaran Rumah di Bulotalangi Barat Gorontalo Diduga Korsleting, Perkiraan Kerugian Rp20 Juta
Sebuah rumah milik warga di Desa Bulotalangi Barat, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango terbakar,
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kebakaran-rumah-Bulotalangi-Barat.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sebuah rumah milik warga di Desa Bulotalangi Barat, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango terbakar, pada Selasa (11/2/2025) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun Kapolsek Tapa, Iptu Hartoyo mengungkapkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 20 juta.
Kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik dari kamar anak korban.
Anak korban disebut sering digunakan untuk bermain game online.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korsleting listrik di kamar anak korban menjadi penyebab utama kebakaran. Stop kontak tersebut sudah dalam kondisi tidak layak sebelum kejadian,” ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (11/2/2025) malam.
Atri Rajak, tetangga korban, mengatakan pertama kali melihat gumpalan asap dan kobaran api di bagian atas rumah korban.
“Saya sedang duduk di teras rumah, tiba-tiba melihat asap dan api di atas rumah sebelah. Tidak lama kemudian, warga berteriak ada kebakaran. Saya langsung melapor ke Polsek Tapa,” ujar Atri.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kades Hutabohu Gorontalo Diduga Tipu Warga Rp 60 Juta, Jadi Calo Seleksi PPPK Kominfo
Pendapat serupa dilontarkan Momo Suma. Pria berprofesi sebagai teknisi itu mendapat informasi ada rumah terbakar saat dirinya sedang bekerja di bengkel.
“Saya langsung berlari ke lokasi untuk membantu memadamkan api secara manual dan memutus aliran listrik dari sambungan kabel PLN,” katanya.
Sementara sang pemilik rumah, Hasna Padja, mengaku berada di dalam rumah tapi tidak menyadari kebakaran tersebut.
“Saya sedang berada di dalam rumah, tiba-tiba Momo Suma dan beberapa warga masuk dan memberitahukan bahwa rumah saya terbakar,” ujar Hasna.
Proses pemadaman berlangsung alot, namun api baru berhasil dipadamkan sejam kemudian oleh Tim pemadam kebakaran Bone Bolango dan warga sekitar.
Iptu Hartoyo mengungkapkan kebakaran ini menghanguskan berbagai perabotan rumah, termasuk lemari, tempat tidur, kursi, serta dokumen penting seperti ijazah, akta kelahiran, dan kartu keluarga.
Kapolsek Tapa mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik di rumah.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi kabel dan stop kontak guna mencegah kejadian serupa terulang,” tutupnya. (*)