Cap Go Meh Gorontalo
Indri Pakaya Ajak Keluarga Liat Atraksi Barongsai di Perayaan Cap Go Meh Gorontalo
Ribuan warga Kota Gorontalo mendatangi lokasi perayaan Cap Go Meh di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Rabu 12 Februari 2025 sore.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Perayaan-cap-go-meh-umat-Kelenteng-Tulus-Harapan-Kita-Gorontalo-fff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Ribuan warga Kota Gorontalo mendatangi lokasi perayaan Cap Go Meh di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Rabu 12 Februari 2025 sore.
Atraksi barongsai digelar di Kelenteng Tulus Harapan Kita Gorontalo, mulai Rabu sore hingga malam
Indri Pakaya (28) asal Warga Moodu, Kota Gorontalo mengaku dirinya mengajak orangtuanya, dan anaknya.
"Saya datang ke sini bersama keluarga saya, anak-anak saya juga saya ajak," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu malam (12/2)2025).
Delapan orang anggota keluarga yang datang bersamanya untuk melihat perayaan Cap Go Meh di Kota Gorontalo
Ia mengatakan berangkat dari rumah sejak pukul 17.30 Wita
Menurutnya, perayaan ini memang ditunggu-tunggu masyarakat Kota Gorontalo, sehingga ia tidak ingin ketinggalan momen
"Samua bagus tapi yang memotong badan sama wajah itu kami takut apalagi anak saya," ujarnya.
Ika Uno (30) asal Talumolo, Kota Gorontalo menyebutkan kegiatan dalam perayaan Cap Go Meh ini menghibur warga sekitar.
"Bagus kegiatan ini, sangat menghibur kami warga lokal," jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa jumlah peserta dalam kegiatan ini berkurang ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Begitu juga dengan waktu pelaksanaan sedikit terlambat sehingga warga banyak yang menunggu lama.
"Ini waktu kegiatannya sedikit terlambat begitu juga peserta saya liat hanya sedikit. Padahal tahun lalu sangat banyak," jelasnya.
Dia tidak ingin ketinggal momen saat atraksi sehingga data pada pukul 17.00 Wita.
Ismail M. Iyonu (40) warga asal Jalan Gelatik menambahkan bahwa dagangnya sangat laku karena kegiatan ini. Ismail berjualan es krim, ia mulai berjualan pukul 16.00 wita.
"Alhamdulillah dagangan saya bisa terbantu, bisa dapat lebihlah," jelasnya.
Ismail biasanya berkeliling Kota Gorontalo, namun karena ada kegiatan di Kelenteng, ia memilih stay di tempat ini.
"Jadi saya keliling-keliling Kota Gorontalo," jelas Ismail.
Ismail cukup kagum dengan antusias warga, ia melihat kerukunan umat beragama saat ini sudah sangat erat dan terjaga.
"Saya melihat toleransi umat beragama ini sudah sangat bagus hal itu dibuktikan dengan antusias warga kali ini," imbuhnya.
Harapannya, untuk kegiatan berikutnya agar ditata kembali terkait dengan tata kelola arus lalu lintas agar tidak macet dan semrawut.
Jalan di Panjaitan Kota Gorontalo Terpaksa Ditutup
Jalan Panjaitan, Kota Gorontalo tepat di depan Rumah Dinas (Rudis) Wali Kota Gorontalo terpaksa ditutup sementara.
Hal itu karenakan diselenggarakan pertunjukan antraksi Barongsai di Klenteng Tulus Harapan Kita Gorontalo.
Terlihat antusias warga Gorontalo datang menyaksikan pertunjukan itu, banyak yang mengabadikan dengan foto dan video melalui ponsel milik mereka.
Bahkan tidak sedikit yang menggunakan kamera, kegiatan ini menarik perhatian warga lokal.
Dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa turut hadir memadati Rudis Wali Kota Gorontalo.
Pj.Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid turut menyaksikan pertunjukan itu.
Untuk rute perayaan Cap Go Meh dari Kelenteng Tulus Harapan Kita berputar di dalam Rudis Wali Kota, kemudian berputar kembali menuju ke kelenteng.
Ratusan warga tersebut mulai memadati area klenteng sejak pukul 19.00 Wita
Mereka rela berdiri berjam-jam demi bisa menyaksikan pertunjukan tersebut.
Beberapa di antaranya ada yang datang dengan kerabat, keluarga dan pasangan.
Jun Ismail warga Kota Gorontalo mengungkapkan bahwa memang setiap atraksi Barongsai saat Cap Go Meh berlangsung meriah dan dipadati warga.
Ia sendiri datang bersama istrinya Susan Kadir dan anak-anaknya menyaksikan pertunjukan tersebut dari luar Kelenteng.
Kata Jun, meski hanya bisa menyaksikan dari luar Kelenteng, mereka sangat antusias dan menikmati pertunjukan antraksi Barongsai dan pertunjukan naga di dalam Kelenteng.
"Iya, acaranya sangat seru dan meriah, saya selalu mengajak keluarga setiap kali acara ini dilaksanakan," ungkapnya
Aidah warga lainnya mengaku senang bisa melihat langsung pertunjukan antraksi pertunjukan barongsai.
Ia hanya menyaksikan pertunjukan dari luar Kelenteng, namun ia sangat menikmati pertunjukan yang tengah berlangsung dalam Kelenteng tersebut.
"Senang sekali, acaranya seru. Suasananya sangat meriah, lampu-lampunya bagus," ujarnya.
Aidah mengungkapkan sudah kedua kalinya melihat pertunjukan barongsai. Dia mengaku setiap kali atraksi ini selalu berlangsung meriah, dan akan banyak dikunjungi warga.
"Sangat seru, jarang-jarang lihat lihat barongsai di Gorontalo, pertunjukannya juga bisa dilihat semua orang. Semoga ke depan ini bisa terus diadakan," ungkapnya
Sementara itu, di dalam Kelenteng tak kalah meriah dipadati warga Tionghoa.
Aksi dua barongsai tek henti-hentinya memukau para pengunjung dengan tarian khas mereka, dengan iringan dentuman beduk yang dimainkan. (*/Jefri)
| Kata Warga dan Pemuka Agama Soal Perayaan Cap Go Meh 2026 di Kota Gorontalo |
|
|---|
| Cap Go Meh Gorontalo Direstui Digelar di Jalan Raya, Catat Tanggalnya |
|
|---|
| Sosok Rusli Cahyadi Mosi di Cap Go Meh Gorontalo, 7 Tahun jadi Tang Sin |
|
|---|
| Pedagang Pentolan di Gorontalo Ini Raup Omset Rp1 Juta di Malam Puncak Perayaan Cap Go Meh 2025 |
|
|---|
| Cap Go Meh di Gorontalo Berlangung Meriah, UMKM Merasa Diuntungkan |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.