Geopark Gorontalo
Inilah Daftar 55 Situs di Gorontalo Diusulkan jadi Kawasan Geopark Nasional 2026
Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Gorontalo tengah melakukan upaya perbaikan menuju penetapan Geopark Nasional tahun 2026.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Makam-pahlawan-Nani-Wartabone-Geopark-Nasional-2026.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Gorontalo tengah melakukan upaya perbaikan menuju penetapan Geopark Nasional tahun 2026.
Meski tahun ini belum ditetapkan sebagai Geopark Nasional bersama tiga daerah lain, namun berdasarkan surat hasil verifikasi dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Gorontalo telah diusulkan untuk ditetapkan sebagai Geopark Nasional tahun 2026.
Artinya, ada beberapa persyaratan lagi yang diminta oleh Tim Verifikasi Geopark Nasional (TVGN) untuk dilengkapi.
Kepala Disporapar Provinsi Gorontalo yang juga Kepala Pelaksana Badan Geopark Gorontalo (BPGG), Aryanto Husain, menyebut jika pihaknya saat ini sudah melakukan sejumlah upaya untuk melengkapi catatan dari TVGN.
"Misalnya visibility Selamat Datang di Provinsi Gorontalo, Selamat Datang di Kawasan Site Geopark Gorontalo," ujar Aryanto saat ditemui di ruangannya, Jumat (7/2/2025).
Selain itu, beberapa site akan dilengkapi dengan papan informasi untuk mempermudah para pengunjung.
Secara spesifik, papan informasi tersebut selain petunjuk menuju ke sejumlah tempat, peta sederhana, media tersebut juga harus menjelaskan narasi soal keunggulan site geopark.
Memang kata Aryanto, beberapa site belum dilengkapi dengan papan informasi disebabkan anggaran yang terbatas.
"Sehingga kita melakukan prioritisasi. Mana jalan-jalan yang sering dilalui banyak orang, maka di situ yang kita pasang," jelasnya.
Sementara saat penilaian di lapangan oleh TVGN, mereka melakukan penilaian yang sangat selektif.
Aryanto menyebut, di kawasan Hiu Paus Botubarani, TVGN tidak menemukan papan informasi dan penunjuk kawasan konservasi.
Padahal kata Aryanto, praktek konservasi telah dilakukan melalui standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan kawasan.
"Di sana ada SOP bagaimana berinteraksi dengan paus, ada kesadaran tidak membuang sampah sembarangan, ada partisipasi masyarakat," jelasnya.
Hal itu menurutnya adalah upaya untuk mendorong kawasan konservasi Hiu Paus Botubarani menuju Geopark Nasional.
"Yang salah adalah kepatuhan pengujung," jelasnya.
Atas hal tersebut, ia menuturkan jika menuju Geopark Nasional harus dilakukan secara kompleks.
Untuk menyiapkan segala fasilitas pendukung, Aryanto tidak menyebut besaran anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD Provinsi Gorontalo 2025.
Total ada 55 situs Geopark di Gorontalo yang sebelumnya telah diusulkan.
Kendati tidak bisa diperbaiki fasilitasnya secara keseluruhan, namun Aryanto menyebut ada prioritas di masing-masing site.
"Sebetulnya tidak sampai semuanya harus memenuhi standar, tapi paling tidak jangan keliatan tidak siap," tukasnya.
Secara umum, Aryanto mengklaim Gorontalo telah siap menuju kawasan Geopark Nasional 2024.
"Insyaallah saya yakin ditetapkan. Kelalaian kita kemarin karena tidak melihat yang minor-minor. Kemarin pertemuan sudah di detailkan sehingga kami sudah membuatkan matriks untuk memperbaiki segala kekurangan," tutupnya.
Berikut ini adalah 55 nama situs yang diusulkan jadi kawasan Geopark Nasional Gorontalo.
Geological Site
1. Granodiorit Air Terjun llohuuwa
3. Intrusi Dasit Oluhuta
4. Batugamping Botubarani
5. Batugamping Hungayono
6. Mata Air Dulamayo Botulobutao
7. Mata Air Panas Pentadio
8. Kompleks Batugamping Limboto
9. Batugamping Iluta
10. Batugamping Dulanga
11. Pantai Kayubulan
12. Batugamping Pantai Biluhu
13. Fosil Kayu Tohupo
14. Granitoid Air Terjun Boroma
15. Batuan Vulkanik Pantai Bilato
16. Granodiorit Saripi
17. Batugamping Merah Boalemo
18. Intrusi Diorit Puncak Hati-Hati
Baca juga: Selebgram Pemeran Video Syur Bersama Pria Selingkuhan Kini Dipenjara, Istri Sah Lega
Biological Site
19. Taman Nasional Bogani Nani Wartabone
20. Danau Perintis
21. Edu Agrowisata Lombongo
22. Hiu Paus Botubarani
23. Taman Laut Olele
24. Ring Atoll Biluhu Timur
25. Pantai Dulanga
26. Suaka Margasatwa Nantu (Kab. Gorontalo)
27. Pantai Bolihutuo
28. Suaka Margasatwa Nantu (Kab. Boalemo)
29. Kawasan Konservasi Teluk Gorontalo
30. Kawasan Konservasi Perairan Monduli
Cultural Site
31. Makam Pahlawan Nasional Gorontalo, Hi Nani
32. Museum Purbakala
33. Bangkai Kapal Japanese Cargo Wreck
34. Makam Aulia Male Ta Ilayabe
35. Kota Tua Gorontalo
36. Masjid Hunto Sultan Amai
37. Rumah Adat Dulohupa
38. Benteng Otanaha
39. Makam Jupanggola/Raja llato
40. Museum Pendaratan Pesawat Amfibi Soekarno
41. Desa Budaya Reksonegoro
42. Bantayo Poboide
43. Perkampungan Suku Sama Bajo
Geosite Lainnya
44. Lombongo Hotspring
45. Danau Tektonik Limboto
46. Air Terjun Tenilo
47. Gabro Site
Pemberdayaan Masyarakat
48. Kerajinan Kue Karawo Tanggilingo
49. Ekowisata Taman Nasional Bogani Nanı Wartabone
50. Ekowisata Tulabolo
51. Sentra Kerajinan Karawo Mongolato
52. Pusat Produksi Gula Semut Aren Go
53. Pusat Industri Pisang Desa Haya-Haya
54. Ekowisata Bondula
55. Kerajinan Upiya Karanji Saripi
Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.