Selasa, 7 April 2026

Nakes Boalemo Dirumahkan

Total 1.700-an Honorer di Boalemo Gorontalo Dirumahkan

Hal ini sebagai bagian dari evaluasi kepegawaian yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Tayang:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Total 1.700-an Honorer di Boalemo Gorontalo Dirumahkan
(Foto: dok. Diskominfotik)
FOTO DOKUMEN: Tenaga penunjang kegiatan (TPK) Pemprov Gorontalo saat mengikuti apel. Konteks: Total ribuan honorer di wilayah Boalemo dirumahkan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Sejak awal Januari 2025, sekitar 1.700 honorer di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, telah dirumahkan.

Hal ini sebagai bagian dari evaluasi kepegawaian yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Boalemo, Syafrudin Lamusu, dari total honorer yang dirumahkan, sebanyak 1.008 orang tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Lalu sisanya adalah honorer non-database yang tidak terdaftar dalam sistem.

Syafrudin menjelaskan bahwa meskipun banyak honorer yang dirumahkan, ada rencana untuk meninjau kembali status mereka, terutama yang terdaftar dalam database BKN.

Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah pengalihan status mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

"Kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk diangkat kembali, namun tetap melalui evaluasi yang ketat, terutama bagi yang selama ini tidak memenuhi standar absensi atau kinerja yang optimal," ungkap Syafrudin dalam wawancara.

Evaluasi ini juga menyasar honorer yang bekerja di instansi pelayanan publik, seperti puskesmas.

Syafrudin menekankan pentingnya memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak terganggu meskipun ada pengurangan jumlah tenaga honorer.

"Setelah proses manajemen kepegawaian selesai dilakukan, honorer yang ada di puskesmas akan diprioritaskan untuk kembali bekerja, namun evaluasi terhadap kinerja tetap akan dijalankan," katanya.

Terkait masalah anggaran, Syafrudin memastikan bahwa dana untuk honorer sudah disiapkan oleh pemerintah daerah, dan saat ini pihaknya hanya menunggu mekanisme pengalokasiannya.

Hal ini menunjukkan bahwa Pemkab Boalemo sudah mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan kelangsungan pelayanan publik meski menghadapi perubahan dalam struktur kepegawaian.

Sementara itu, di Puskesmas Paguyaman, Kepala Puskesmas mengonfirmasi bahwa mereka telah merumahkan sebanyak 30 honorer sejak Januari 2025.

Beberapa dari honorer tersebut terdaftar dalam database BKN, sehingga pihak puskesmas masih menunggu proses pengangkatan mereka menjadi PPPK paruh waktu.

Meskipun hampir 30 persen tenaga kesehatan honorer di Puskesmas Paguyaman dirumahkan, pelayanan kesehatan tetap berjalan seperti biasa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved