Senin, 9 Maret 2026

Child Grooming

Orang Tua Wajib Tahu! Begini Tanda-tanda Anak Korban Child Grooming

Keamanan buah hati di era digital dan sosial yang semakin kompleks saat ini menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap orang tua tanpa terkecuali.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Orang Tua Wajib Tahu! Begini Tanda-tanda Anak Korban Child Grooming
Istimewa
CHILD GROOMING -- Ilustrasi bocah perempuan. Simak tanda-tanda anak korban child grooming. (Sumber Foto: Tribun Bali/Ist) 

Ringkasan Berita:
  • Child grooming merupakan proses manipulasi psikologis jangka panjang
  • Orang tua wajib mewaspadai ciri-ciri mencolok seperti anak menjadi sangat tertutup
  • Jika ditemukan tanda-tanda mencurigakan, orang tua perlu mengubah gaya komunikasi dari investigatif menjadi lebih terbuka

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Keamanan buah hati di era digital dan sosial yang semakin kompleks saat ini menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap orang tua tanpa terkecuali.

Fenomena child grooming kini menjadi ancaman nyata yang sering kali terjadi di depan mata namun sulit terdeteksi karena sifatnya yang sangat halus dan manipulatif.

Psikolog sekaligus grafolog ternama, Joice Manurung, memberikan peringatan keras bahwa predator anak tidak lagi selalu datang sebagai sosok asing yang menyeramkan di gang gelap.

Sebaliknya, pelaku sering kali mengenakan topeng sebagai sosok yang sangat baik, penuh perhatian, dan bahkan terlihat sangat peduli pada masa depan anak.

Mereka bisa saja merupakan orang-orang yang selama ini kita hormati atau kita percayai sepenuhnya dalam lingkungan keseharian anak.

Guru, pelatih olahraga, pemuka agama, anggota keluarga jauh, hingga teman yang baru dikenal anak melalui jagat maya adalah deretan profil yang patut diwaspadai jika menunjukkan kedekatan yang tidak wajar.

Orang tua harus memahami bahwa child grooming bukan sekadar aksi kriminal spontan, melainkan sebuah proses investasi waktu yang panjang untuk merusak pertahanan emosional anak.

Pelaku akan masuk secara perlahan ke dalam lingkaran kepercayaan keluarga hingga mereka mendapatkan kendali penuh atas korbannya.

Ketika ikatan emosional itu sudah terbentuk, anak akan merasa bahwa pelaku adalah satu-satunya orang yang paling memahami mereka di dunia ini.

Kondisi ini menciptakan jurang pemisah antara anak dan orang tua yang sengaja dibangun oleh pelaku melalui manipulasi psikologis yang sistematis.

Dampaknya, anak tidak lagi merasa rumah adalah tempat yang aman untuk bercerita, karena pikiran mereka telah dicuci oleh doktrin sang pelaku. Orang tua sering kali terlambat menyadari karena proses ini berjalan sangat rapi dan tertutup di balik kedok hubungan yang terlihat "spesial".

Oleh karena itu, mengenali perubahan perilaku sekecil apa pun menjadi harga mati bagi setiap ayah dan ibu untuk mencegah dampak yang lebih fatal.

Joice Manurung menegaskan bahwa kewaspadaan orang tua adalah garda terdepan dalam memutus rantai eksploitasi yang dilakukan para predator ini.

Berikut tanda-tanda anak yang menjadi korban child grooming dikutip TribunGorontalo.com dari KompasTV, Minggu (18/1/2026).

Perubahan Pola Komunikasi

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 09 Maret 2026 (19 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:10
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved