Gadis Gorontalo Dicabuli
Korban Rudapaksa Alami Trauma Berat, Polda Gorontalo Berikan Pendampingan Psikologis
Polda Gorontalo melalui Bagian Psikologi Biro SDM memberikan pendampingan psikologis kepada korban pencabulan di Kabupaten Gorontalo.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KASUS-RUDAPAKSA-Tim-Biro-SDM-Polda-Gorontalo-saat-mengecek-kondisi-psikologis.jpg)
Di tempat itulah korban dipaksa memenuhi hasrat pelaku berinisial R.
R yang diduga kekasih dari korban itu rupanya mengajak teman-teman prianya.
Korban lantas digilir oleh teman-teman R secara bergantian.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Gadis di Kabupaten Gorontalo Dilecehkan 20 Pria, 6 Resmi Tersangka
Korban dicari orang tuanya
Sementara itu, orang tua korban khawatir karena anak mereka tak kunjung pulang.
Padahal korban sudah berjanji akan pulang sebelum pukul 00.00 WITA.
Karena khawatir, ayah korban lantas mencari tahu keberadaan anaknya.
Ia berkeliling di kawasan Taman Telaga tapi anaknya tak ditemukan.
Ayah korban memutuskan untuk kembali ke rumah.
Keesokan harinya, orang tua korban mencoba menghubungi nomor handphone korban.
Saat itu panggilan tersambung tapi tidak terjawab.
Orang tua korban lantas mencari informasi dari teman korban.
Setelah keberadaan korban diketahui, ayah dan teman korban menuju Lapangan Padebuolo Kota Gorontalo.
Benar saja, korban berada di sana.
Setelah menjemput korban, orang tuanya pergi ke kantor Polsek Telaga, Sabtu (25/1/2025).
Usai dimintai keterangan, korban akhirnya mengakui bahwa dirinya telah dilecehkan oleh teman prianya.