Jumat, 6 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Pagi Rabu 29 Januari 2025, Terjadi di Jawa Barat Kedalaman Dangkal

Namun, masyarakat juga diminta untuk selalu waspada dan memperhatikan informasi terkini, mengingat Pulau Jawa merupakan wilayah dengan potensi gempa s

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Pagi Rabu 29 Januari 2025, Terjadi di Jawa Barat Kedalaman Dangkal
BMKG
GEMPA BUMI -- Tangkapan layar real time BMKG Rabu 29 Januari 2025. Sebagai informasi, sesuai informasi, terjadi gempa bumi di wilayah Jawa, titik sesuai koordinat. Gempa bumi lain terjadi di wilayah Jawa Barat pada Rabu pagi (29/1/2025), pukul 05:56 WITA atau 04:56 WIB. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Hanya berselang beberapa menit setelah gempa di Sulawesi Utara, gempa bumi lain terjadi di wilayah Jawa Barat pada Rabu pagi (29/1/2025), pukul 05:56 WITA atau 04:56 WIB.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini berkekuatan magnitudo 2,9.

Titik koordinat 6,75° Lintang Selatan (LS) dan 106,61° Bujur Timur (BT). Episentrum gempa terletak di daratan, pada kedalaman 9 kilometer.

Baca juga: Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Rabu Pagi 29 Januari 2025, Kedalaman 28 Km

Dengan magnitudo 2,9, gempa ini tergolong ringan dan biasanya tidak menimbulkan kerusakan signifikan.

Namun, kedalaman yang hanya 9 kilometer menjadikannya sebagai gempa sangat dangkal.

Akibatnyua efek getarannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar episentrum.

Lokasi gempa berada di sekitar wilayah Bogor, Jawa Barat, yang dikenal memiliki aktivitas tektonik aktif akibat keberadaan beberapa sesar lokal.

Gempa dengan magnitudo ini umumnya dirasakan ringan oleh warga di sekitar episentrum, terutama di dalam ruangan, dengan kemungkinan intensitas MMI pada level II (getaran dirasakan oleh beberapa orang).

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Bumi Terasa di Gorontalo, Titiknya di Sulteng, Cek Info BMKG

Wilayah Bogor dan sekitarnya merupakan kawasan dengan kerawanan gempa sedang hingga tinggi, terutama karena adanya Sesar Cimandiri dan aktivitas tektonik lainnya di Pulau Jawa.

BMKG menegaskan bahwa gempa-gempa ringan seperti ini biasanya merupakan aktivitas tektonik normal di kawasan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan atau korban dari gempa ini.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengingat gempa bermagnitudo rendah seperti ini jarang memicu dampak serius.

Namun, masyarakat juga diminta untuk selalu waspada dan memperhatikan informasi terkini, mengingat Pulau Jawa merupakan wilayah dengan potensi gempa signifikan akibat berbagai sesar aktif di bawahnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved