Jumat, 20 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Dendi Hemeto Bertemu Suku Polahi di Hutan Boliyohuto, Diajak Jalan-jalan di Gorontalo Utara

Dendi Hemeto, Warga Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, bercerita tentang dirinya bertemu orang dari suku Polahi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Dendi Hemeto Bertemu Suku Polahi di Hutan Boliyohuto, Diajak Jalan-jalan di Gorontalo Utara
Kolase TribunGorontalo.com
SUKU POLAHI - Dendi Hemeto (foto kiri) merupakan warga Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, menceritakan dirinya bertemu Sima (foto kanan) seorang wanita dari suku Polahi. Dendi bersama teman-temannya bertemu Sima di hutan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo Utara. (Sumber foto: TRIBUGORONTALO.COM/EFRIT MUKMIN). 

Sementara itu, kendaraan Dendi diparkir di Desa Juriati, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara tepatnya di Hutan Tanaman Industri (HTI).

Setelah sampai di tempat parkiran motor, mereka pun langsung tancap gas. Saat melewati Pantai Monano, mereka singgah sebentar.

Melihat pantai untuk pertama kalinya, Sima terkejut. Ia takjub hingga mencoba merasakan airnya. 

Sima kaget karena air laut terasa asin. Selama ini ia hanya merasakan air tawar.

Sima sontak bertanya, "Siapa yang menaruh garam di sini?"

Dendi dan dua rekannya pun tertawa terbahak-bahak.

Baca juga: Sosok Sima dari Suku Polahi Gorontalo, Kaget Air Laut Terasa Asin hingga Takut Masuk Indomaret

Tak lama berselang, mereka melanjutkan perjalanan ke Desa Tolongio.

Setibanya di rumah, tetangga Dendi terkejut melihat ada wanita asing.

Usai mengetahui wanita itu dari suku Polahi, masyarakat Desa Tolongio langsung mengajak Sima berswafoto.

Malam harinya Sima diajak oleh Dendi ke kantor Bupati Gorontalo Utara.

"Sima terkejut melihat kantor Bupati, bahkan ketika masuk Indomaret, ia  merasa takut karena akan terjepit di pintu kaca. Setelah di dalam, dia merasa kedinginan. Kami pun membelikannya roti," jelas dendi.

Dendi lantas menceritakan keseharian Sima menginap di rumahnya.

Menurut Dendi, Sima memiliki handphone jenis android. 

Handphone itu baru dibeli dari hasil Sima mengangkat barang bawaan orang lain di hutan.

Namun Sima hanya tahu mendengar musik karena dia tidak bisa membaca dan menulis.

"Setiap hari seperti itu, jika ada kuota akan nonton video. Jika tidak, hanya putar musik seharian," ungkap Dendi. 

Sima rencananya akan kembali ke tempat asalnya besok, Kamis (30/1/2025). Ia berangkat bersama Dendi dan teman kerjanya. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved