Masalah Air Bersih Gorontalo
Warga Kota Gorontalo Keluhkan Air PDAM Keruh dalam 3 Hari Terakhir
Sejumlah masyarakat di Kota Gorontalo mengeluhkan distribusi air PDAM. Tercatat sejak Sabtu (25/1), distribusi air bersih mengalami kendala.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-Kota-Gorontalo-mengeluh-air-PDAM-keruh.jpg)
"Kalau terlambat sudah pasti denda. Saya saja kalau pakai air paling hemat sebulan bisa Rp 600 ribu," ungkapnya.
"Kalau tidak pasti sudah banyak yang mengeluh," tambahnya.
Sementara itu, Jansi Haipi mengaku hanya mengandalkan air sumur.
"Katanya di sini ada tong penampung tapi saya tidak kebagian," tuturnya.
Meski hanya tinggal seorang diri, Jasni berharap pihak Perumda Tirta Muara dapat menindaklanjuti keluhan mereka.
Baca juga: BREAKING NEWS: Akhir Pelarian Rizal Riadi, Pelaku Pembobolan Toko di Kota Gorontalo Ditangkap Polisi
Dugaan penyebab air PDAM keruh
Meluapnya Sungai Bone dan Bolango membuat dua Instalasi Pengelola Air (IPA) Perumda Tirta Muara Kota Gorontalo sempat terdampak.
Dalam pengumumannya (24/1), pihak Perumda Tirta Muara menyebut jika ada dua IPA terkendala.
Pertama adalah IPA Botu yang berkapasitas 2x20 L/s dan 150 L/s, mengakibatkan distribusi air terhenti untuk sementara waktu.
Adapun wilayah yang terdampak adalah Kecamatan Dumbo Raya meliputi Kelurahan Botu, Talumolo, Lotu, Leato Utara, dan Kelurahan Leato Selatan.
Selanjutnya adalah IPA Bulota yang berkapasitas 20 L/s dan 50 L/s, mengakibatkan sejumlah kelurahan di Kecamatan Sipatana, Kota Utara, Kota Tengah dan Dungingi terdampak.
Sebagai informasi, total ada lima titik yang menjadi IPA di Kota Gorontalo yakni Kabila, Botu, Pilolodaa, Bulota, dan Dungingi.
Hingga saat ini upaya penanganan masih terus dilakukan.
"Kami dapat informasi tadi malam, pipa di Botu Putus, jadi kami langsung ke lokasi," ungkap pihak Perumda Tirta Muara, Sabtu (25/1/2025).
Atas masalah tersebut, dilakukan transmisi distribusi air dengan backup IPA yang lain.
Berbeda halnya dengan IPA Bulota luapan air melebihi sumber air baku.