Masalah Air Bersih Gorontalo
Warga Kota Gorontalo Keluhkan Air PDAM Keruh dalam 3 Hari Terakhir
Sejumlah masyarakat di Kota Gorontalo mengeluhkan distribusi air PDAM. Tercatat sejak Sabtu (25/1), distribusi air bersih mengalami kendala.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-Kota-Gorontalo-mengeluh-air-PDAM-keruh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sejumlah masyarakat di Kota Gorontalo mengeluhkan distribusi air PDAM.
Tercatat sejak Sabtu (25/1), distribusi air bersih mengalami kendala.
"Sejak kemarin air tidak normal," kata Sartono Mahmud, warga Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, kepada TribunGorontalo.com, pada Selasa (28/1/2025).
Kata Sartono, air masih keruh hingga saat ini.
Padahal, jika terlambat membayar, mereka dikenakan denda oleh pihak Perumda Muara Tirta.
"Sementara air tidak layak pakai," ungkapnya.
Ia menjelaskan, seharusnya tarif pembayaran sesuai dengan kualitas distribusi air.
Keluhan yang sama juga disampaikan oleh pasutri di Kelurahan Biau, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Saat ditemui TribunGorontalo.com pagi tadi, keduanya tengah menampung air dalam ember.
"Sudah tiga hari begini pak, kita kesulitan dapat air," keluhnya.
Ia mengaku telah menampung air di dua ember besar sejak Senin (27/1/2025).
Baca juga: Identitas Pelaku Utama Rudapaksa Gadis di Kabupaten Gorontalo, Diduga Pacar Korban
Sementara untuk kebutuhan mandi dan buang air besar, mereka terpaksa pergi ke Kelurahan Molosipat.
"Kalau di sini (Biau) setengah mati sekali airnya," bebernya.
Keluhan serupa diungkap oleh Sartono, di mana kondisi air tidak normal.
Sebenarnya ia bisa menampung air dalam satu malam tapi ia khawatir tarif pembayaran makin membengkak.