Berita Gorontalo
Adanya Sungai Baru di Kawasan Bendung Alale Gorontalo, Warga Khawatir Dusun Baleya Tenggelam
Kurang lebih 1 kilometer jarak sungai itu dengan pemukiman warga, suara arus sungai itu pun sudah bisa terdengar dari rumah warga di Dusun Baleya
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/tshyr6ur7.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Warga di Dusun Baleya, Desa Molintogupo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo saat ini khawatir dengan adanya aliran sungai baru di Kawasan bendung Alale.
Pasalnya, di kawasan itu aliran sungai telah terbagi dua.
Aliran sungai baru itu pun merusak perkebunan milik warga sekitar.
Beberapa tanaman milik warga di situ ikut terbawa arus sungai, seperti pohon kelapa dan pisang.
Seperti yang dialami Japar Inando, warga setempat.
Baca juga: Pengungsi Banjir Telaga Gorontalo Protes, Minta Bantuan Dibagi Rata
Kata Japar, puluhan tanaman pohon kelapa dan pisang miliknya kini telah habis terbawa arus sungai, karena aliran sungai tersebut semakin hari semakin meluas.
"60 pohon kelapa saya sudah terbawa arus sungai, kini tinggal 20 pohon yang masih ada, itu pun sudah berada dekat di bantaran sungai," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (28/1/2025).
Aliran sungai baru ini semakin hari semakin meluas hingga mendekati pemukiman sekitar.
Sekira ada satu kilometer jarak antara sungai itu dengan pemukiman warga,
Sehingga suara arus sungai itu pun bisa terdengar dari rumah warga di Dusun Baleya itu.
"Sungai ini sudah dekat sekali dengan pemukiman warga, kalau dibiarkan terus, dusun ini akan tenggelam," ucapnya.
Baca juga: Baru Sambangi Rumah Korban Banjir di Kabupaten Gorontalo, Bupati Nelson Pomalingo Minta Maaf
Japar Inando, warga Dusun Bileya mengungkapkan aliran sungai baru itu belum lama ini terjadi.
Pemicu utama aliran sungai baru itu terbentuk karena banjir yang kerap melanda di lokasi itu selama Januari 2025 ini.
Tapi, itu bukan jadi penyebab satu-satunya, Japar menduga, adanya aktivitas perusahaan galian yang mengakibatkan terbentuknya aliran sungai baru ini.
"Semenjak banjir bulan Januari ini, sungai ini mulai ada, aktivitas perusahaan Galian C di atas itu, membuat aliran sungai mengalir di Dusun Balaye ini, sehingga merusak perkebunan warga," ungkapnya.
Baca juga: Warga dan TNI di Desa Moluo Gorontalo Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Penyebab Banjir