Human Interest Story
Andu Lihawa, Pria Paruh Baya di Gorontalo Utara Tinggali Rumah Semi permanen, Tak Ada Jamban dan Air
Andu dan Oci saat ini hanya memerlukan jamban dan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari mereka.
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/jrtui68i.jpg)
Dirinya di upah seharga Rp 10 ribu per karung, Oci biasanya bisa menghabiskan 10 karung dalam sehari.
"Jadi mata pencaharian kami hanya bergantung ketika ada yang memanggil untuk bekerja, selama tidak ada yang memangil susah untuk cari makan," ungkap Oci.
Namun, walaupun hidup dengan keterbatasan, Andu serta Oci tetap kuat dan sabar dalam menjalani kehidupan.
Baca juga: Kisah Rian Hippy di Gorontalo, Bertahan Jual Es Durian di Tengah Musim Pancaroba Demi Anak-anak
Semangat untuk terus hidup mereka tanamkan dalam diri walaupun usia tidak lagi muda.
Andu dan Oci saat ini hanya memerlukan jamban dan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari mereka.
Tinggal di dataran yang tinggi membuat rumah mereka kesulitan menjangkau air bersih, harus turun ke bawah untuk mengambil air.
Andu juga berharap ada perhatian dari pemerintah setempat dengan kondisi mereka saat ini. (*)