Berita Gorontalo
Kabupaten Gorontalo Utara dan Bone Bolango Diprediksi Alami Curah Hujan Tertinggi
Fenomena ini membuat curah hujan meningkat lebih tinggi dari biasanya. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kondisi cuaca di Gorontalo belum termasuk
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ncjhdfjhegr.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kabupaten Gorontalo Utara dan Bone Bolango diprakirakan akan menjadi daerah dengan curah hujan tertinggi di Provinsi Gorontalo selama musim hujan tahun ini.
Hal ini disampaikan oleh Mulyadi Kaini, Forcester Stasiun Klimatologi Gorontalo, saat ditemui di kantornya siang tadi.
"Peluang curah hujan tertinggi itu ada di dua wilayah, yakni Gorontalo Utara dan Bone Bolango," ujarnya.
Menurut Mulyadi, saat ini Provinsi Gorontalo masih berada dalam musim hujan dan sedang mengalami fenomena La Nina.
Fenomena ini membuat curah hujan meningkat lebih tinggi dari biasanya. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kondisi cuaca di Gorontalo belum termasuk dalam kategori ekstrem.
"Sebenarnya sekarang Gorontalo tidak mengalami cuaca ekstrem, hanya saja kita masih dalam musim hujan, dan bulan ini merupakan puncak dari musim hujan," jelasnya.
Ia memperkirakan musim hujan di Gorontalo akan berlangsung hingga Juni 2025, sementara musim kemarau diprediksi mulai pada bulan Juli.
"Musim kemarau akan berlangsung di bulan Juli," tambahnya.
Potensi Banjir di Wilayah Rawan
Curah hujan yang tinggi ini diprediksi dapat memicu potensi banjir, terutama di wilayah Gorontalo Utara dan Bone Bolango.
Berdasarkan analisis Stasiun Klimatologi Gorontalo, kedua wilayah ini mencatat intensitas curah hujan yang signifikan.
"Ketika banyak curah hujan terjadi, itu akan menyebabkan banyak potensi banjir," ujar Mulyadi.
Analisis curah hujan dilakukan berdasarkan laporan dari 68 pos hujan yang tersebar di seluruh wilayah Gorontalo. Pos-pos hujan ini setiap harinya mengirimkan data tentang curah hujan yang terjadi dalam 24 jam.
"Setiap pos hujan setiap hari memberikan informasi tentang curah hujan yang terjadi dalam satu hari," jelasnya.
Data tersebut kemudian diolah berdasarkan periode dasarian, yaitu rentang waktu 10 hari. Dasarian pertama mencakup tanggal 1 hingga 10, dasarian kedua tanggal 11 hingga 20, dan seterusnya.
Imbauan Waspada untuk Warga Gorontalo
Menghadapi tingginya curah hujan ini, Mulyadi mengimbau seluruh warga Gorontalo, khususnya yang berada di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan bencana lain yang mungkin terjadi.
"Untuk daerah-daerah yang rawan terjadi bencana, harus terus waspada, karena curah hujan sekarang sudah lumayan tinggi," imbaunya.
Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat sangat penting, terutama mengingat cuaca yang diperkirakan akan terus basah hingga pertengahan tahun. Dengan informasi yang terus diperbarui dari pos hujan, diharapkan langkah-langkah antisipasi bencana dapat dilakukan secara efektif untuk melindungi keselamatan warga.
| Nilai Zakat Fitrah Seluruh Wilayah di Gorontalo, dari Rp 40-45 Ribu, Berikut Detilnya |
|
|---|
| 5 Karyawan Tambang Pani Pohuwato Gorontalo Diduga Curi Material Mengandung Emas, 10 Kg Dibawa ke Kos |
|
|---|
| Jumlah Polisi Bersertifikat Tilang di Gorontalo Masih Terbatas, Polda Datangkan Tim Uji ke Daerah |
|
|---|
| Khutbah Berbasis Sains, Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo Uraikan Manfaat Medis dari Perbuatan Baik |
|
|---|
| Sampah Liar Cemari Akses Menuju RSUD Toto Gorontalo, Papan Larangan Tak Digubris |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.