Banjir di Bone Bolango
Dua Desa di Bone Bolango Jadi Daerah Langganan Banjir di Tahun 2025, Warga Diminta Waspada
Desa Libungo dan Bonda Raya di Kecamatan Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango Gorontalo jadi daerah langganan banjir.
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Prailla Libriana Karauwan
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Dua desa di Kabupaten Bone Bolango Gorontalo jadi daerah langganan banjir.
Dua desa tersebut adalah Desa Libungo dan Bonda Raya di Kecamatan Suwawa Selatan.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango, Novita Widya Ningsih Tangahu.
Novi mengungkapkan, hujan lebat selama berjam-jam kerap mengakibatkan sungai Dumaya di Kecamatan Suwawa Selatan meluap.
Baca juga: Kabupaten Gorontalo Utara dan Bone Bolango Diprediksi Alami Curah Hujan Tertinggi
Selain itu, daerah pegunungan juga sudah mulai gundul juga menjadi pemicu terjadinya banjir di wilayah itu.
Kata Novi, kedua desa ini berada dekat dengan pegunungan, jadi saat hujan lebat, air akan lebih cepat mengalir melalui anak-anak sungai, lalu merambah ke pemukiman warga.
Sehingga, dua desa ini lebih dahulu diterjang banjir.
Mengingat Provinsi Gorontalo saat ini sering dilanda hujan sedang hingga lebat.
Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Gorontalo Utara, Air di Jalan ByPas Menuju Kantor Bupati Setinggi Betis
Sehingga mengakibatkan banjir di beberapa daerah termasuk di dua desa di Kabupaten Bone Bolango.
"Kebanyakan yang menyebabkan banjir itu justru datang dari sungai-sungai kecil yang berada di kaki gunung, di sana kan gunungnya mulai gundul," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (22/1/2025).
Lanjut kata Novita, seluruh wilayah di Bone Bolango sebenarnya berpotensi banjir termasuk di daerah tinggi seperti di Kecamatan Kabila Bone dan Bone Pantai.
Baca juga: Warga Boalemo Gorontalo Bersihkan Sisa Lumpur Banjir, Kondisinya Mengeras Tutupi Jalan
Namun, di sepanjang Januari 2025 ini, Desa Libungo dan Bundo Raya jadi sering dilanda banjir dibanding desa lainnya.
"Bulan Januari ini sudah tiga kali di sana itu banjir, dan ini yang terparah,"
Banjir pertama pada 8 Januari 2025 setidaknya ada 110 Kepala Keluarga (KK) dan 306 jiwa terdampak banjir di Desa Bonda Raya.
Sementara di Desa Libungo ada 12 KK dan 38 jiwa yang terdampak.
Baca juga: 2.643 Jiwa di Boalemo Gorontalo jadi Korban Banjir Bandang
Lalu, banjir yang barusan terjadi pada 19 Januari 2025 ada 41 KK dan 181 jiwa terdampak banjir di Desa Bonda Raya.
Sedangkan di Desa Libungo ada 21 KK dan 68 jiwa terdampak.
Karena itu Novi mengimbau kepada warga agar selalu waspada terutama mereka yang tinggal di daerah rawan banjir.
"Kita mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah bantaran sungai dan rawan bencana, agar selalu waspada," tandasnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.