Gempa Bumi
Gempa Bumi Selasa Sore 21 Januari 2025: Info BMKG Terjadi di Sumatera
Berdasarkan data real-time dari BMKG, pusat gempa berada di koordinat 0,07° LU dan 100,01° BT, dengan kedalaman 15 km. Lokasi ini berada di daratan Ka
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi dengan magnitudo 2,5 mengguncang wilayah Sumatra Barat pada Selasa (21/1/2025) pukul 16.55 WIB.
Berdasarkan data real-time dari BMKG, pusat gempa berada di koordinat 0,07° LU dan 100,01° BT, dengan kedalaman 15 km. Lokasi ini berada di daratan Kabupaten Solok, Sumatra Barat.
Gempa dengan magnitudo 2,5 tergolong kecil dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan.
Kedalaman gempa yang hanya 15 km menunjukkan bahwa ini adalah gempa dangkal, biasanya terjadi akibat aktivitas tektonik di dekat permukaan bumi.
Meskipun magnitudonya kecil, gempa dangkal cenderung lebih terasa di wilayah permukaan yang berdekatan dengan pusat gempa.
Masyarakat di beberapa kecamatan di Kabupaten Solok dilaporkan merasakan getaran ringan selama beberapa detik. Tidak ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa ini.
Meski tidak signifikan, gempa ini mengingatkan bahwa Sumatra Barat adalah wilayah rawan gempa karena berada di dekat pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
Wilayah ini sering mengalami aktivitas seismik, yang berpotensi memicu gempa yang lebih besar. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada.
Gempa ini menjadi pengingat pentingnya langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
Edukasi Publik: Pemerintah daerah dan BMKG perlu terus memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara merespons gempa, seperti berlindung di bawah meja kokoh saat gempa terjadi.
Pengecekan Struktur Bangunan: Warga harus memastikan bahwa rumah atau bangunan tempat tinggal memenuhi standar tahan gempa, terutama di daerah yang sering dilanda gempa.
Rencana Evakuasi: Pemerintah daerah perlu memperbarui peta jalur evakuasi dan memastikannya diketahui oleh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap tsunami jika terjadi gempa besar.
Sistem Peringatan Dini: BMKG harus terus meningkatkan sistem peringatan dini dan komunikasi untuk memastikan informasi cepat sampai ke masyarakat.(**)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gempa-bumi-Selasa-2112025-pukul-1655-WIB.jpg)