Jumat, 6 Maret 2026

Ikan Purba di Gorontalo

Detik-detik Nelayan Gorontalo Oskar Kaluku Tangkap Ikan Purba, Bukan Dipancing, Mendekat ke Perahu

Warga Gorontalo dihebohkan penangkapan ikan yang disebut ikan purba pada Rabu (15/1/2024) pukul 15.00 Wita

Tayang:
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Detik-detik Nelayan Gorontalo Oskar Kaluku Tangkap Ikan Purba, Bukan Dipancing, Mendekat ke Perahu
KOLASE TRIBUNGORONTALO
Oskar Kaluku, nelayan Desa Imana, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo dan ikan purba 

TRIBUNGORONTALO.COM - Warga Gorontalo dihebohkan penangkapan ikan yang disebut ikan purba pada Rabu (15/1/2024) pukul 15.00 Wita

Penangkapan ikan tak lazim ini heboh setelah fotonya beredar di media sosial.

Ikan tersebut ternyata ditangkap Oskar Kaluku, nelayan Desa Imana, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Banyak orang menyebut ikan mirip ikan purba Coelacanth. Saat ini ikan tersebut disebut masih diteliti pihak Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Salha Kaluku, keponakan Oskar Kaluku menceritakan ikan tersebut mendekati perahu milik pamannya.

Sang nelayan kaget karena tidak pernah melihat jenis ikan tersebut. Oskar sempat mengira ikan tersebut adalah ikan sejenis  goropa.

"Ikan itu ditemukan pada pukul 15:00 Wita. Awalnya ia melihat ikan sedang bermain didekat perahun. Dia pun kaget melihat ikan yang tidak pernah dilihat sebelumnya, ia pun langsung mengaitkan ganco ke ikan namun patah saking beratnya ikan. Berselang beberapa menit ikan kembali lagi dan akhirnya bisa diangkat dengan sekuat tenaga di perahu," ungkap Salha kepada TribunGorontalo.com Minggu (19/1/2025).

Oskar Kaluku, nelayan Desa Imana, ddd
Oskar Kaluku, nelayan Desa Imana, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo dan ikan purba

Katanya, sang paman berpikir ikan besar tersebut mahal harganya sehingga dia membawa pulang. Dia pun ke rumah dan memberitukan penangkapan ikan yang masih ditinggalkannya dalam perahu. 

Oskar dan temannya lalu membawa ikan tersebut menggunakan sepeda motor. Saat itu ikan masih dalam keadaan masih hidup.

"Aetalah ikan ini sampai d irumah, sudah banyak orang yang mengambil gambar lalu di-posting bahkan vidio siarang langsung," katanya

"Sepupu saya yang ada di Manado melihat postingan orang-orang dan ia meminta foto dan videonya, dan dibagikan di Portal Manado (Facebook)," jelas Salha.

Saat itu juga, Mereka dihubungi seseorang peneliti sekaligus dosen Unsrat Manado untuk mengambil ikan tersebut. Tim Unsrat tiba di kampung halaman nelayan pada Kamis (16/1/2025) pukul 06:00 Wita.

"Sebelum peneiliti datang, kami sempat bingung ikan ini mau diapakan karena sudah ditanya sama warga sekitar yang sudah berusia 80 tahun, mereka juga belum pernah melihat ikan seperti ini," ungkapnya.

"Sebelum dapat info ini adalah ikan purba, kami sempat berencana untuk membuangnya, namun ketika diketahui, kami menyerahkan ikan ini kepada peneliti dari Manado," Ujar Salha.

Katanya ketika tim Unsrat datang menemui keluarga nelayan, mereka memeriksa kondisi ikan. Keluarga diberi tau bahwa ikan tersebut tidak bisa diperjualbelikan karena termasuk hewan yang dilindungi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved