Kamis, 12 Maret 2026

Sawah di Gorontalo Terendam

Sawah di Bongohulawa Gorontalo Kerap Tergenang, Petani Minta Pemda Seriusi Masalah Saluran Irigasi

Hal ini dikarenakan sistem pengairan di sawah area Bongohulawa tidak stabil serta hama kerap menyerang padi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Sawah di Bongohulawa Gorontalo Kerap Tergenang, Petani Minta Pemda Seriusi Masalah Saluran Irigasi
TribunGorontalo.com/Faisal Husuna
Safira saat menunjukkan kondisi saluran irigasi di sawah area Desa Bongohulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo., Minggu (19/1/2025) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Hasil panen petani di Desa Bongohulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo menurun.

Hal ini dikarenakan pengairan di sawah area Bongohulawa tidak stabil serta hama kerap menyerang padi.

Baca juga: Meski Padi Diserang Hama Burung, Petani Kota Gorontalo Senang Hasil Panen Memuaskan

Pengairan yang tidak stabil membuat sawah ini kerap terendam air dari masa tanam hingga panen.

Air akan meluap dari saluran irigasi yang membentang sepanjang sawah, sehingga seluruh sawah akan kena impasnya.

Hal itu diungkapkan salah satu petani di Desa Bongohulawa, Safira Bakari.

"Dari musim tanam sampai panen ini sawah terendam air terus," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Minggu (19//1/2025).

Masalah pengairan ini kerap menjadi kendala petani sejak tahun 2021 lalu.

Namun hingga saat ini, tidak ada solusi dari pemerintah setempat.

Baca juga: Dinas Pertanian Gorontalo Coba Produksi Padi Kualitas Premium, Petani Diharap Tak Lagi Titip Gabah

"Kita selalu sampaikan ini kalau ada pertemuan dengan kelompok tani," ungkapnya.

Kata Safira, saluran air di sawah ini sulit untuk mengalir. Sehingga para petani selalu berkutat dengan kondisi sawah yang tergenang.

Jika musim hujan tiba, sawah mereka akan terendam setinggi lutut orang dewasa.

Akibatnya, setiap kali panen, para petani pasti rugi karena tidak mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca juga: Sawah Kerap Tergenang, Petani Minta Pemda Perbaiki Saluran Drainase di Jalan Bypass Bone Bolango

Rata-rata petani di Bongohulawa ini mengalami penurunan produksi yang signifikan akibat sistem pengairan

"Setiap kali panen hasilnya tidak maksimal. Punya saya dapat kurang dari 10 karung, untuk 1 pantango, yang normalnya bisa dapat belasan karung," ucapnya.

Safira pun berharap masalah ini segera dicarikan solusi dari pemerintah, sebab penyebab utama panen di Bongohulawa menurun adalah sistem pengairannya yang tidak stabil.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved