Sawah di Gorontalo Terendam
Sawah di Bongohulawa Gorontalo Kerap Tergenang, Petani Minta Pemda Seriusi Masalah Saluran Irigasi
Hal ini dikarenakan sistem pengairan di sawah area Bongohulawa tidak stabil serta hama kerap menyerang padi.
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sdfhnsrfndgh.jpg)
"Kita sangat berharap masalah pengairan di sini segera diperbaiki, karena sawah di sini selalu terendam, hasil panen kita selalu tidak maksimal," ungkapnya.
Selain sistem pengairan bermasalah, sawah juga kerap diserang hama penggerek batang.
Sawah yang terserang hama ini mengakibatkan padi tak berisi.
Baca juga: Hama Penggerek Batang Jadi Masalah Utama Rendahnya Produksi Padi di Bone Bolango
Hal itu juga yang mendukung produksi petani Bongohulawa menurun.
"Banyak yang hasilnya menurun, beberapa juga ada yang tersereng hama penggerek batang, padinya kosong tidak ada isi," ungkapnya
Namun, di sisi lain, Safira bersyukur harga beras juga yang cukup stabil, meski produksi hasil panen mereka tidak maksimal.
"Tapi alhamdulilah sekarang ini harga jual beras stabil, Rp 600-an per koli," tandasnya.(*)