Kebakaran Plaza Glodok
Polisi Bilang Kebakaran Plaza Glodok Bukan dari Lantai 7
Polisi mengungkap asal kebakaran terjadi di Glodok Plaza terjadi pada Rabu (15/1/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.
TRIBUNGORONTALO.COM - Polisi mengungkap asal kebakaran terjadi di Glodok Plaza terjadi pada Rabu (15/1/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.
Diketahui, api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar gedung, sehingga petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra untuk mengendalikannya.
Sebanyak 230 personel dan 45 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.
Kebakaran diduga berasal dari sebuah diskotek yang berada di lantai 7, sebelum kemudian merambat ke lantai 6, 8, dan 9.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.
Polisi membantah informasi yang menyebutkan awal titik api yang membakar Plaza Glodok pada Rabu malam, 15 Januari 2025 berasal dari lantai 7.
Menurut Kanit Reskrim Polrek Metro Tamansari, Kompol Suparmin, api berasal dari lantai 9 yang juga merupakan tempat hiburan malam.
"Lantai 9 awalnya, bukan 7. Sudah lapor pimpinan, titik api yang dilihat dari saksi, ini saksi yang kami BAP (berita acara pemeriksaan)," kata Suparmin saat dihubungi wartawan, Kamis (16/1/2025).
"Dari ruangan bekas diskotek ya di lantai 9, dari belakang papan video tron," imbuhnya.
Suparmin menjelaskan, saksi mulanya melihat asap pekat dari salah satu ruangan di lantai 9.
Saksi kemudian keluar ruangan dan melihat ada api yang muncul. "Coba dipadamin pakai APAR tapi enggak mempan, malah membesar apinya," imbuhnya.
Walhasil, saksi tersebut keluar dan teriak kebakaran kepada pengunjung Plaza Glodok, terutama yang berada di lantai 9.
Seketika semua orang berhamburan keluar lantaran api makin membesar dan merambat ke lantai 8 dan 7 yang berada di bawahnya.
"Iya (merambat ke bawah). Terus 9 orang yang kejebak itu di atas di lantai 9, naik ke atas (ke rooftop) yang selamat," jelas Suparmin.
Pantauan di lokasi sekira pukul 01.20 WIB, nampak api masih berkobar dan melalap hampir seluruh bagian atap Plaza Glodok.
Bersamaan dengan itu, asap hitam pekat menggulung dan menutupi hampir seluruh bangunan bertingkat 9 itu.
Angin malam yang berhembus kencang pun membuat asap berkibar cepat hingga menimbulkan percikan-percikan api.
Kaca-kaca Plaza Glodok juga berjatuhan bersamaan dengan runtuhnya puing-puing bangunan.
Bahkan, jatuhnya kaca-kaca tersebut terlihat bak gerimis kala hujan turun.
Sementara itu, terkait korban lain yang dilaporkan hilang, pihaknya belum bisa memastikan, apakah menjadi korban kebakaran atau tidak.
"Untuk korban lain belum bisa dipastikan, kan masih belum bisa masuk semua untuk mencarinya," kata Suparmin.
Sehingga, Suparmin menegaskan bahwa belum ada korban jiwa dalam insiden ini.
"Belum ada. Korban jiwa masih nihil," jelasnya.
Berbeda dengan keterangan saksi mata, salah satu korban selamat bernama Jilim, menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya terjebak kebakaran Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (16/1/2025) malam.
Dengan air muka syok dan lemas, Jilim bercerita jika saat kejadian ia tengah bekerja sebagai operator karaoke di lantai 9.
Dia melihat adanya percikan api yang langsung membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya dari lantai 7.
Lantaran panik, Jilim dan 8 orang lainnya pun lantas berlari ke bagian paling atas Plaza Glodok untuk menyelamatkan diri.
"Wah enggak tahu (awal mulanya), tahunya udah enggak bisa kemana-mana asap tebal," kata Jilim kepada wartawan di lokaso kejadian, Rabu.
Di benaknya saat itu hanyalah kalut dan takut. Ia bahkan sudah hampir putus asa mencari cara untuk bisa turun ke bawah.
"Saya lari ke lantai yang tertinggi di atas, enggak tahu deh apa itu (bagian apa) bersembilan," kata Jilim.
Beruntung, tak beberapa lama berselang, petugas pemadam kebarakan datang untuk menyelamatkan ia dan 8 orang rekannya menggunakan bronto skylight.
Jilim dibawa ke tempat terbuka dan mendapatkan penanganan medis dari Palang Merah Indonesia (PMI).
"Saya hawa takut juga ini, enggak tahu gimana, makanya saya bisa turun gini, terima kasih deh," ujarnya sembari bernapas lega.
"Soalnya tadi apinya enggak tahu udah berubah-ubah (arahnya), di atas udah pasrah aja," imbuhnya.
Bahkan, Jilim seolah bersiap nekat dengan berdiri di pinggiran area terbuka Plaza Glodok saat berada di titik pasrahnya itu.
Pengunjung Selamat Keluar Ruang Karaoke dengan Jalan Jongkok, Berguling Turuni Tangga
Upaya para pengunjung karaoke yang terjebak kobaran api dan asap pekat saat si jago merah membakar Glodok Plaza Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (14/1/2025) malam, berlangsung dramatis.
Dengan menerapkan ilmu penyelamatan diri saat terjadi kebakaran dengan prosedur tepat membuat nyawa Osima Yukari, seorang wanita pengunjung ruang karaoke di Glodok Plaza selamat.
Osima Yukari sehari-hari berprofesi sebagai pramugari sebuah maskapai penerbangan.
Melalui Instagram pribadinya, Osima terakhir kali memposting foto pada 22 Desember 2024 dengan mengenakan seragam salah satu maskapai penerbangan.
Salah satu rekan saksi yang berhasil selamat tidak mau menyebutkan namanya menjelaskan, saat terjadi kebakaran, temannya yang berinisial A ada di salah satu ruang karaoke lantai 9 Glodok Plaza.
A lalu memesan buah potongdi tempat karaoke tersebut. Beberapa lama ditunggu tak kunjung datang dan A memutuskan untuk keluar dari ruang karaoke.
Ia keluar ruangan bermaksud mencari waiters karaoke guna menanyakan pesanannya yang tidak kunjung datang.
Masih kata rekan si A, saat itu ada beberapa pramugari yang berada di dalam ruang karaoke salah satunya Osima.
"Pas dia buka pintu cari waters, itu sudah ada asap tebal dan gelap, terus teman saya ini matikan musik, bilang ke teman-temannya kalau tempat karaoke itu kebakaran," tegasnya, Jumat (17/1/2025).
Dalam keadaan panik, kata nasum yang tidak mau sebutkan namanya itu, para wanita yang ada di dalam ruang karaoke memilih bersembunyi di dalam kamar mandi.
Padahal, A sudah menyarankan tidak bisa berdiam diri di dalam ruangan tersebut karena takut terjebak dan tewas terpanggang.
A yang tahu cara menghadapi situasi kebakaran di dalam gedung, memilih untuk keluar ruang karaoke dengan jalan jongkok.
Kondisi tempat hiburan yanag sudah gelap dan berasap, A terus berjalan jongkok sembari merambat tembok guna mencari pintu darurat.
Ketika mendapatkan pintu darurat, lamjut Teman A, rekannya langsung menuruni anak tangga.
Lagi-lagi ia teringat ketika menghadapi situasi kebakaran menuruni anak tangga yaitu berguling.
"Dia guling sampai lantai 7 terus tidak sadarkan diri. Ketika kebakaran enggak ada bunyi alarm kalau kata teman saya. Pokoknya tahu-tahu berasap pas dia keluar," tandasnya.
Rekan si A menambahkan, beberapa jam kemudian ia siuman setelah pingsan dan sudab ada di RS kawasan Tamansari.
Ternyata, A ditolong oleh sopir taksi yang ada di lokasi dan dilarikan ke rumah sakit.
"Teman saya selamat, dia kerja di salah satu perusahaan yang punya safety ketika ada kebakaran," imbuhnya.
Nama-nama 14 Orang yang Hilang dalam Kebakaran Glodok Plaza, 6 Jenazah Sudah Ditemukan
Sebanyak 14 orang dilaporkan hilang dalam kebakaran hebat yang terjadi di Glodok Plaza, Jakarta Barat pada Rabu (15/1/2025) malam.
Belasan orang itu diduga terjebak dalam kebakaran hebat yang terjadi di lamyan 6,7,8, dan 89 yang terjadi di gedung itu.
“Informasi orang hilang yang sudah melapor ke poskotis hingga pukul 08.00 WIB ada 14 orang,” ucap Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Muhammad Yohan, Jumat (17/1/2025).
Menurut Yohan sampai saat ini kebakaran yang terjadi sejak Rabu malam itu belum sepenuhnya bisa dipadamkan.
Tim Pemadam Kebakaran pun sampai hari ini masih bersiaga di sekitar lokasi kebakaran.
“Saat ini masih dalam proses pendinginan dan pencarian korban lainnya,” tuturnya.
Berikut daftar nama korban hilang berdasarkan laporan keluarga ke Poskotis:
- Aulia Belinda (28, perempuan), keluarga Bapak Luki
- Deri Sauki (25, laki-laki), keluarga Bapak Ervan
- Osima Yukari (25, perempuan), keluarga Ibu Trias
- Aldrina S (29, perempuan), keluarga Bapak Jauhari
- Ade Aryti (29, perempuan), keluarga Ibu Caca
- Shinta Amelia (20, perempuan), keluarga Bapak Bima
- Indira Seviana Bela (25, perempuan), keluarga Bapak Patrik/Abigail
- Keren Shalom J (21, perempuan), keluarga Ibu Intan
- Intan Mutiara (26, perempuan), keluarga Ibu Bella
- Desti (perempuan), keluarga Ibu Riska
- Zukhi F Radja (42, laki-laki), keluarga Ibu Risha
- Chika Adinda Yustin (26, perempuan), keluarga Bapak Alsen
- Muljadi (56, laki-laki), keluarga Bapak Didik
- Dian Cahyadi (38, perempuan), keluarga Bapak Riyadi
Enam Jenazah Sudah Ditemukan
Kebakaran yang terjadi di Plaza Glodok, Jakarta Barat memakan korban tewas.
Total hingga Jumat (17/1/2025), korban tewas akibat peristiwa tersebut mencapai enam orang.
"Korban enam orang meninggal dunia," kata Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (17/1/2025).
Saat ini, keenam jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan proses identifikasi.
"Sudah berhasil dievakuasi ke RS Polri untuk proses identifikasi," paparnya.
Pihaknya masih melakukan pencarian terhadap sejumlah orang yang masih belum diketahui keberadaannya.
"Informasi orang hilang yang sudah melapor ke poskotis ada 14 orang," kata Isnawa. (*/Tribunnews)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Versi BAP Polisi, Kebakaran Plaza Glodok Dipicu Api dari Usaha Karaoke di Lantai 9
| Mobil Fortuner Terjungkal di JDS Kota Gorontalo, Identitas Sopir dan Penumpang Terungkap |
|
|---|
| Breaking News: Kecelakaan Mobil Fortuner di JDS Kota Gorontalo |
|
|---|
| Sosok Yeti Mahmud Korban Kebakaran Rumah di Siendeng Gorontalo, Pekerja Keras dan Baik Hati |
|
|---|
| Rumah Alam Dunggala, Wisata Gorontalo Menuju Taman Satwa Profesional |
|
|---|
| GORONTALO TERPOPULER: Fakta-fakta Kebakaran Rumah di Siendeng, Kondisi Yeni Mahmud dan Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kebakaran-hebat-terjadi-di-Glodok-Plaza-Tamansari-Jakarta-Barat-88999.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.