Berita Nasional
Bung Towel Lapor PolisiJadi Korban Doxing dan Teror Setelah Kritik Sepak Bola Indonesia
Melalui laporannya, Bung Towel berharap tindakan ini bisa menjadi pembelajaran agar kritik dan diskusi di dunia sepak bola Indonesia tetap berjalan se
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pengamat-sepak-bola-Tommy-Welly-alias-Bung-Towel-di-Polda-Metro-Jaya-Jumat-1712025.jpg)
"Saya pikir, ini sudah tidak normal. Kritik saya soal sepak bola tidak seharusnya menyerempet keluarga, apalagi anak-anak saya," tegasnya.
Meski menjadi korban, Bung Towel menegaskan ia akan tetap kritis demi kebaikan sepak bola Indonesia.
"Kritik saya selalu dalam koridor sepak bola. Saya ingin atmosfer sepak bola kita lebih sehat, baik itu dari saya sebagai pengamat maupun dari publik bola," katanya.
Sebelumnya, Bung Towel juga sempat berseteru dengan Jeong Seok-seo alias Jeje, penerjemah Shin Tae-yong.
Jeje membalas sindiran Bung Towel terkait unggahan Shin Tae-yong yang mempromosikan restoran cepat saji.
Bung Towel menulis komentar sinis, "Memang cocoknya jualan," yang menuai kritik tajam dari warganet pendukung Shin Tae-yong.
Bung Towel mengaku telah lama berkecimpung di dunia sepak bola, baik sebagai jurnalis maupun praktisi.
Namun, ini adalah kali pertama ia mengalami doxing hingga menyeret keluarganya.
"Dalam perjalanan saya di dunia sepak bola, baru kali ini situasi seperti ini terjadi, bahkan sampai menyerempet anak-anak saya," ujarnya.
Melalui laporannya, Bung Towel berharap tindakan ini bisa menjadi pembelajaran agar kritik dan diskusi di dunia sepak bola Indonesia tetap berjalan sehat tanpa harus melibatkan ancaman atau serangan pribadi.(*)