Sosok Tokoh
Sosok Joseph Aoun Jadi Presiden Lebanon, Anak Kesayangan Amerika, Beragama Kristen
Poseph Aoun Jadi Presiden Lebanon beragama Kristen Maronit ini dikenal merupakan anak kesayangan Amerika Serikat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jenderal-Joseph-Aoun-ffffff.jpg)
Presiden terpilih berjanji untuk bekerja dengan dedikasi yang tak tergoyahkan guna membangun kembali kepercayaan terhadap negara Lebanon.
"Hari ini menandai dimulainya babak baru dalam sejarah Lebanon. Janji saya adalah mengabdi kepada negara Lebanon dengan integritas," tegasnya.
Aoun menekankan perlunya imparsialitas dan akuntabilitas dalam pemerintahan, dengan bersumpah, "Tidak akan ada kekebalan bagi penjahat, individu yang korup, atau pelaku. Keadilan akan menjadi penengah utama."
Ia lebih lanjut berkomitmen untuk menegakkan konstitusi, dengan mengatakan, "Saya berjanji untuk menantang konstitusionalitas undang-undang apa pun yang melanggar piagam dan untuk menghormati pemisahan kekuasaan."
Presiden terpilih juga menguraikan rencana untuk merestrukturisasi administrasi publik dan menerapkan rotasi pada posisi senior di berbagai lembaga.
"Janji saya adalah mereformasi administrasi publik dan mengadopsi kebijakan rotasi untuk posisi eksekutif," katanya.
Aoun menggarisbawahi pentingnya memperkuat kedaulatan dan keamanan Lebanon.
"Sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, saya berjanji untuk menegakkan hak eksklusif negara untuk memanggul senjata," ungkapnya.
Ia juga menyerukan investasi pada Angkatan Darat Lebanon untuk memerangi terorisme dan mencegah agresi Israel.
"Kita harus berinvestasi pada militer kita untuk menjaga perbatasan kita dan melindungi dari ancaman eksternal."
Menegaskan kembali komitmennya terhadap kemerdekaan Lebanon, Aoun menyatakan, "Kami tidak akan berkompromi terhadap kedaulatan atau kemerdekaan Lebanon. Persatuan kita adalah perisai kita terhadap kesulitan."
Ia mendesak ketergantungan pada kekuatan internal daripada kekuatan asing, dengan mengatakan, "Sudah tiba saatnya untuk mencurahkan fokus kita hanya pada Lebanon, bukan pada kekuatan eksternal untuk mendapatkan keuntungan satu sama lain."
Aoun juga menganjurkan dialog pragmatis dengan negara tetangga Suriah untuk mengatasi masalah bersama.
"Kita memiliki kesempatan untuk dialog yang bermakna dan penuh rasa hormat dengan Suriah untuk menyelesaikan masalah bersama," katanya. Ia menekankan keterbukaan terhadap hubungan yang seimbang dengan Timur dan Barat, berdasarkan rasa saling menghormati.
Aoun berjanji untuk memprioritaskan jaringan jaminan sosial dan melindungi kebebasan. "Saya akan berupaya memperkuat jaring pengaman sosial dan menghormati kebebasan pers dan berekspresi dalam kerangka konstitusional," ungkapnya.
Ia mengakhiri pidatonya dengan rasa urgensi dan tekad, dengan menyatakan, "Tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Komitmen saya adalah membela kepentingan publik dan hak-hak semua warga Lebanon."
| Mengenal Al Muzzammil Yusuf, Presiden Partai Keadilan Sejahtera |
|
|---|
| Jejak 10 Tahun Ciputra di Gorontalo, Masa Kecil di Pesisir Paguat sampai Berburu di Dengilo |
|
|---|
| Sosok Jenderal AL Laksamana Muda Kresno Buntoro yang Malah Dimutasi Panglima TNI ke Angkatan Darat |
|
|---|
| Sosok Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan yang Gantikan Royke Tumilaar |
|
|---|
| Sosok Ai Diantani, Maju Bupati Gantikan Suami Ade Sugianto yang Kemenangannya Dibatalkan MK |
|
|---|