Rabu, 18 Maret 2026

Sosok Tokoh

Sosok Joseph Aoun Jadi Presiden Lebanon, Anak Kesayangan Amerika, Beragama Kristen

Poseph Aoun Jadi Presiden Lebanon beragama Kristen Maronit ini dikenal merupakan anak kesayangan Amerika Serikat.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Sosok Joseph Aoun Jadi Presiden Lebanon, Anak Kesayangan Amerika, Beragama Kristen
RNTV/TangkapLayar
Panglima Angkatan Darat Lebanon, Jenderal Joseph Aoun yang terpilih menjadi presiden baru Lebanon, Kamis (9/1/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Sosok Joseph Aoun yang baru saja terpilih menjadi Presiden ke-14 Republik Lebanon.

Parlemen Lebanon memilih sosok Panglima Angkatan Darat ini setelah lebih dari dua tahun kebuntuan presidensial 

Kebuntuan terjadi setelah  berakhirnya masa jabatan mantan Presiden Michel Aoun.

Pria beragama Kristen Maronit ini dikenal merupakan anak kesayangan Amerika Serikat.

Negara berbatasan dengan Israel ini memang memiliki sistem republik parlemen demokratis dengan kerangka konfesionalisme yakni pembagian kekuasaan.

Sosok Joseph Aoun aakan dibahas dalam artikel ini

Joseph Aoun, panglima Angkatan Darat Lebanon, sekarang memegang jabatan presiden, mengikuti masa jabatan pendahulunya: Emile Lahoud, Michel Suleiman, dan Michel Aoun.

Hal ini terjadi setelah pemungutan suara parlemen Lebanon pada hari Kamis, di mana mereka gagal mengamankan mayoritas dua pertiga yang diperlukan (86 suara) di putaran pertama pemungutan suara sebelumnya hari itu, yang dibutuhkan agar seorang kandidat dapat menang.

Pada putaran kedua, mereka berhasil memilih presiden setelah jeda selama dua jam, di mana Aoun dilaporkan bertemu dengan para pimpinan blok Loyalitas pada Perlawanan dan Blok Pembangunan dan Pembebasan selama lebih dari satu jam.

Setelah 71 deputi memilih panglima tentara di putaran pertama, ia menang di putaran kedua, dengan 99 suara tercatat.

Perlu dicatat bahwa seluruh 128 perwakilan Lebanon berpartisipasi dalam pemilihan presiden, dengan duta besar dari beberapa negara yang hadir, termasuk Amerika Serikat, Arab Saudi, Iran, Qatar, Mesir, dan China.

Berjanji untuk membangun kembali kepercayaan di Lebanon

Presiden Lebanon yang baru terpilih, Joseph Aoun, telah berjanji untuk mengawali babak baru dalam sejarah negara tersebut, dengan menekankan persatuan, keadilan, dan reformasi kelembagaan sebagai pilar utama masa jabatannya sebagai presiden. 

Berbicara kepada rakyat setelah pemilihannya, Aoun menyampaikan serangkaian pernyataan yang menguraikan visinya untuk masa depan Lebanon.

"Kita adalah orang-orang yang berani, tangguh dalam menghadapi kesulitan. Apa pun perbedaan kita, di masa sulit, kita bersatu," kata Aoun. "Jika salah satu dari kita jatuh, kita semua akan jatuh."

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved