Berita Viral
Kesal Istri Tak Pulang 4 Hari, Pria di Malang Ini Viral Gegara Nekat Rusak 2 Ikon di Taman
Pria di Malang ini viral gegara merusak dua ikon di taman. Dirinya merusak taman tersebut hanya karena pria itu kesal terhadap istrinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fhbrth.jpg)
Pelaku ditangkap
Tak butuh waktu lama, polisi telah menangkap pelaku perusakan ikon nama Taman Galunggung dan Taman Ijen.
Pelaku berinisial DBS (40), warga Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
DBS ditangkap pada Selasa (31/12/2024) sekira pukul 21.00 WIB di Kecamatan Klojen.
Baca juga: Viral, Ogah Beli Baru, Cincin Nikah yang Jatuh ke Selokan Dievakuasi Damkar Gambir
Penangkapan ini diungkapkan oleh Wakapolresta Malang Kota, Kombes Pol Adhitya Panji Anom melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto.
"Ditangkapnya di Jalan Wilis Kecamatan Klojen bersama barang bukti motor Honda Astrea Grand yang digunakan sebagai sarana beraksi," ujarnya pada Rabu (1/1/2025).
Pelaku kemudian dibawa ke Polresta Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan, DBS merusak tulisan Taman Galunggung pada Minggu (29/12/2024) sekitar pukul 23.50 WIB.
"Jadi, pelaku ini datang ke lokasi naik sepeda motor. Selanjutnya, ia turun dan merusak tulisan taman itu dengan cara ditendang memakai kaki," jelasnya.
Kesal ditinggal istri
Baca juga: Niat Berteduh saat Hujan Deras, Pemuda asal Jombang, Kediri Tewas Jatuh ke Jurang
Dari hasil pemeriksaan, juga terungkap motif di balik perusakan tulisan taman tersebut.
DBS mengaku kesal karena masih pengangguran dan ditinggal istrinya yang pergi tanpa sebab.
"Jadi, si pelaku ini tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, ditambah istrinya sudah pergi entah ke mana selama 3 hari dan tidak pulang."
"Akibatnya, pelaku ini merasa kesal dan melakukan perusakan," terangnya.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol M Soleh mengatakan, pelaku dijerat dengan Pasal 406 KUHP yang mengatur tentang perusakan, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan.