Minggu, 8 Maret 2026

Satpol PP Viral

Istri Ibrahim Usman Korban Pemukulan Oknum Satpol PP Gorontalo Mengaku Sempat Dapat Ancaman Mutasi

Istri Ibrahim Usman, korban dugaan pemukulan oknum Satpol PP mengaku mendapat ancaman mutasi.

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Istri Ibrahim Usman Korban Pemukulan Oknum Satpol PP Gorontalo Mengaku Sempat Dapat Ancaman Mutasi
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
Ibrahim Usman bersama anggota Satpol PP dan Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo seusai rapat dengar pendapat di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, pada Senin (30/12/2024). 

"Alhamdulillah, saya punya cuma itu, jangan sampai berimbas ke istri saya," tuturnya.

Fadli lantas meminta tidak ada lagi tindakan yang berpotensi memperkeruh keadaan.

“Kasus ini sudah selesai melalui mediasi. Kami berharap tidak ada lagi isu atau tindakan yang dapat memperburuk keadaan,” tutup Fadli.

Baca juga: Juwita Pantow Ditemukan Tewas di Wisata Tangga 2000 Kota Gorontalo, Unggahan Terakhir Disorot

Awal Mula Kejadian

Joko mengantar istrinya ke kantor Gubernur Gorontalo pada Senin pagi (23/12/2024).

Karena khawatir istrinya terlambat, ia sedikit terburu-buru. Setelah mengantar istrinya, Joko langsung melaju keluar dari gerbang kantor.

“Saat pulang itu memang ada pemeriksaan, dan ada pohon di situ jadi saya terpaksa ambil jalur lain, dan saat itu ya namanya juga motor kopling, otomatis ekstra gas,” cerita Joko.

Ia pun telah meminta maaf dan beralasan terburu-buru karena meninggalkan anaknya di rumah bersama mertuanya yang sedang sakit. 

Namun beberapa petugas piket jaga itu terlanjur naik pitam.

Ketika melihat Joko melintas, petugas Satpol PP yang berjaga segera menghentikannya dan memberikan teguran.

Salah seorang petugas langsung mencabut kunci motornya sambil mempertanyakan alasan Joko menggeber gas motor di Kantor Gubernur Gorontalo.

Joko yang merasa bersalah langsung meminta maaf kepada petugas.

“Saya langsung minta maaf ke mereka dan saya memang sudah salah,” tuturnya.

Namun tiba-tiba seorang anggota Satpol PP memukul kaca helmnya. 

Beberapa saat kemudian ia turun dari sepeda motor dan membuka helmnya.

Ketika Joko berdiri, seorang petugas menendangnya tepat di area sensitif.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved