Kamis, 5 Maret 2026

Satpol PP Viral

Istri Ibrahim Usman Korban Pemukulan Oknum Satpol PP Gorontalo Mengaku Sempat Dapat Ancaman Mutasi

Istri Ibrahim Usman, korban dugaan pemukulan oknum Satpol PP mengaku mendapat ancaman mutasi.

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Istri Ibrahim Usman Korban Pemukulan Oknum Satpol PP Gorontalo Mengaku Sempat Dapat Ancaman Mutasi
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
Ibrahim Usman bersama anggota Satpol PP dan Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo seusai rapat dengar pendapat di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, pada Senin (30/12/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Istri Ibrahim Usman, korban dugaan pemukulan oknum Satpol PP mengaku mendapat ancaman mutasi.

Hal ini diungkapkan langsung Ibrahim dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Provinsi Gorontalo dan Satpol PP, pada Senin (30/12/2024).

"Sempat, tapi untuk sekarang sudah tidak ada, Alhamdulillah sudah dijamin oleh pihak DPRD Provinsi dan juga Satpol PP Provinsi Gorontalo, terima kasih," ungkapnya.

Diketahui Istri Ibrahim alias Joko merupakan tenaga honorer di Kantor Gubernur Gorontalo.

Joko selama enam tahun selalu mengantarkan istrinya bekerja.

Namun pasca insiden pemukulan pada Senin (23/12/2024), Joko khawatir pekerjaan istrinya akan terganggu.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, memastikan bahwa tidak akan ada mutasi atau tindakan sepihak terhadap istri Joko.

“Kami menjamin bahwa istri korban tidak akan mendapatkan sanksi mutasi atau bentuk ancaman lainnya. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini agar tidak ada tindakan yang dirugikan,” jelas Fadli.

Anggota Komisi I DPRD, Kristina Femmy Udoki, juga mendukung pernyataan tersebut dan meminta Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan perlindungan kepada istri Joko.

“Tenaga honorer seperti istri korban memiliki hak yang sama untuk bekerja dengan aman tanpa tekanan. Kami meminta pemerintah menjamin itu,” tambah Femmy.

DPRD Provinsi Gorontalo menggelar rapat dengar pendapat (RDP), mempertemukan anggota Satpol PP dan pengendara motor bernama Ibrahim Usman, Senin (30/12/2024).
DPRD Provinsi Gorontalo menggelar rapat dengar pendapat (RDP), mempertemukan anggota Satpol PP dan pengendara motor bernama Ibrahim Usman, Senin (30/12/2024). (Foto: TribunGorontalo.com/Arianto)

Pada kesempatan yang sama, Kasatpol Provinsi Taufik Sidiki menegaskan tidak ada ancaman terhadap istri Joko.

"Kami akan pastikan itu tidak ada tindakan pemindahan terhadap istri korban atas kejadian ini," tegasnya.

Dalam rapat tersebut, pihak Satpol PP kembali menjelaskan bahwa insiden pemukulan telah diselesaikan secara damai antara korban dan anggota Satpol PP yang terlibat.

Joko menyebut keluarganya sudah tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. 

Ia merasa lega karena istrinya mendapatkan jaminan dari pihak DPRD dan Satpol PP. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved