Berita Populer Gorontalo

GORONTALO TERPOPULER: Daftar Kasus Korupsi Terheboh Sepanjang 2024, Siswa Jadi Relawan Polisi

Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Minggu (29/12/2024).

Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
Simak Berita Populer Gorontalo yang telah tayang di TribunGorontalo.com pada Sabtu (28/12/2024). 

Berangkat dari rumahnya di Padengo, Limboto Barat, Vanda memulai perjalanan ke pos pengamanan dengan angkot setiap pukul 09.00 Wita.

 Meski jarak ke lokasi cukup jauh, ia selalu berusaha tiba tepat waktu.

“Kami harus berada di lokasi pukul 10.00 Wita dan pulang sekitar pukul 17.00 Wita. Meski harus bolak-balik naik angkot, saya sangat senang menjadi bagian dari PKS,” katanya.

Bagi Melki, menjadi anggota PKS bukan sekadar pengalaman, melainkan langkah awal mewujudkan cita-citanya menjadi seorang polisi.

Baca Selengkapnya

Baca juga: Alasan Utama Organisasi Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo Dibekukan Sementara

Bupati Gorontalo Tiadakan Pesta Akhir Tahun di Limboto, Hanya Ada Zikir di Masjid Agung

Tak Ada Pesta akhir tahun 2024 di Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Tak Ada Pesta akhir tahun 2024 di Limboto, Kabupaten Gorontalo. (getty)

Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo memastikan tidak akan ada pesta perayaan pergantian tahun di Limboto.

Sebagai gantinya, Pemda akan menggelar dzikir bersama yang dilangsungkan di Masjid Agung Baiturahman, Limboto, pada malam Tahun Baru 2025.

Acara dzikir bersama ini dijadwalkan mulai pukul 18.00 Wita hingga 19.00 Wita dan dilanjutkan dengan sholat Isya berjamaah.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, menegaskan bahwa pelaksanaan dzikir bersama menjadi tradisi yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir.

“Di malam pergantian tahun baru kita akan melaksanakan dzikir bersama, setelah itu sholat Isya berjamaah. Tidak akan ada acara-acara besar untuk menyambut pergantian tahun,” ujar Nelson dalam wawancara pada Sabtu (28/12/2024).

Nelson juga menyebutkan, meskipun ada perayaan kecil-kecilan, acara tersebut harus tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Selain itu, umat non-Muslim juga diarahkan untuk melaksanakan doa bersama di tempat ibadah masing-masing.

“Selama ini acara menyambut tahun baru tidak ada, tapi kalaupun ada, itu hanya kecil-kecilan. Kami ingin malam pergantian tahun diisi dengan perenungan dan menjadi momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun mendatang,” tambahnya.

Baca Selengkapnya

 

Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved