Berita Viral
Viral Bocah 3,5 Tahun Terperosok di Selokan saat Hujan-hujanan, Hingga Kini Belum Ditemukan
Seorang bocah laki-laki berusia 3,5 tahun hilang usai terperosok ke selokan. Video rekaman CCTV warga sempat viral di media sosial X hingga instagram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/bocah-terperosok-ke-selokan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang bocah laki-laki berusia 3,5 tahun hilang usai terperosok ke selokan.
Video rekaman CCTV warga sempat viral di media sosial X hingga instagram.
Melansir Tribunnews.com, insiden ini terjadi di kawasan Jalan Menganti Babatan Gang 2F, Kecamatan Wiyung, Surabaya pada Selasa (24/12/2024) sore.
Menurut informasi yang dihimpun, korban sedang bermain hujan bersama kakak dan beberapa temannya di gang dekat rumahnya.
Saat itu, korban mendekati selokan yang tidak tertutup di sebuah rumah warga.
Permukaan air di selokan tersebut meluap dan mengalir deras.
Sekitar pukul 15.35 WIB, korban melangkah pelan sambil bermain, namun tiba-tiba kakinya terperosok ke dalam selokan dan tubuhnya lenyap terseret arus.
Kakak korban yang menyaksikan kejadian tersebut segera pulang untuk memberitahukan orang tuanya.
Kapolsek Wiyung Polrestabes Surabaya, Kompol Slamet Agus Sumbono, mengonfirmasi insiden tersebut.Hingga malam ini, pihak kepolisian bersama unit kedaruratan BPBD dan SAR masih melakukan pencarian terhadap bocah tersebut.
"Mohon bersabar, kami masih melakukan pencarian," tambah Kompol Slamet.
Adapun proses pencarian diperluas mencapai Kali Makmur.
Sungai ini berada sekitar 2 kilometer dari lokasi awal anak tersebut tenggelam.
Arif Sunandar, Ketua Tim Kerja Operasional Darurat BPBD Kota Surabaya menjelaskan bahwa proses pencarian sempat terhenti pukul 20.00 WIB, Selasa (24/12/2024) karena kondisi gelap.
Kemudian, proses pencarian dilanjutkan pagi ini sejak pukul 07.00 WIB.
"Proses pencarian kami lanjutkan pagi ini setelah kami hentikan sementara tadi malam. Proses pencarian kami perluas menuju Kali Makmur," katanya.
Ia menceritakan, selama sekitar 8 jam pencarian proses pencarian dilakukan dengan menyisir saluran di sekitar lokasi awal. Kemudian melanjutkan ke beberapa saluran lain.
Untuk diketahui, korban berinisial MR berusia 3,5 tahun, warga Babadan Wiyung Blok 2f sedang bermain bersama seorang kerabat dan temannya sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat itu, hujan deras tengah terjadi di kawasan ini.
Tak lama, korban tergelincir masuk ke selokan yang terbuka di depan rumah. Selanjutnya, korban pun terbawa arus dan hilang.
"Sejak kami dapat laporan sekitar pukul 16.00 WIB, kemudian kami melalui petugas di Pos Wiyung tiba di lokasi sekitar 16.05 WIB. Kami melakukan asesmen kepada saksi dan melihat CCTV," kata Arif.
"Adik ini keluar dengan teman dan saudaranya tanpa sepengetahuan orang tuanya. Kemudian, pada saat hujan itu terpeleset di depan rumah nomor 16. Kami kemudian melakukan proses pencarian," katanya.
BPBD bersama petugas kemudian menyisir saluran berukuran lebar 60 cm dan kedalaman 50 cm.
"Pencarian ini mengarah ke saluran tersier sejauh 60 meter," katanya.
"Sempat kami melakukan pembongkaran penutup saluran karena khawatir ada (tersangkut) sampah ternyata masih nihil. Kemudian, kami lanjutkan pencarian ke sungai yang berada di Perumahan Royal Residence," katanya.
Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Detik-detik Balita 3,5 Tahun Hanyut di Got Surabaya Saat Main Hujan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.