Berita Nasional
Kajari Kediri Dipepet Pemotor, DPR RI Minta Polisi Usut Tuntas
Polisi masih mendalami motif kedua pelaku, sementara DPR RI menekankan pentingnya langkah preventif untuk melindungi penegak hukum dari ancaman serupa
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kepala-Kejaksaan-Negeri-Kajari-Kabupaten-Kediri-Pradhana-Probo-Setyarjo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, meminta kepolisian mengusut tuntas motif di balik aksi penghadangan kendaraan dinas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kediri.
Perlu diketahui terjadi penghadangan kendaraan dinas Kajari, Pradhana Probo Setyarjo, oleh dua pemotor di Simpang Tiga Jalan Imam Bonjol, Kota Kediri, pada Senin (23/12/2024) malam.
“Kejadian ini menunjukkan adanya potensi ancaman terhadap keamanan pejabat penegak hukum,” ujar Sahroni kepada wartawan, Kamis (26/12/2024).
Menurutnya polisi harus mengusut kasus ini secara transparan agar tidak ada pihak yang mencoba menekan penegak hukum.
Peristiwa ini bermula ketika dua pemotor diduga membuntuti kendaraan dinas Kajari hingga terlibat aksi saling dorong dan penyerangan.
Dalam situasi terdesak, Kajari sempat melepaskan tembakan peringatan untuk membela diri.
Polres Kediri Kota telah menetapkan dua pemotor tersebut sebagai tersangka.
Menurut Kasatreskrim Polres Kediri Kota, Iptu Fathur Rozikin, kedua tersangka diketahui melakukan pengejaran hingga terjadi kontak fisik dengan Kajari di lokasi kejadian.
Ahmad Sahroni menambahkan, keamanan pejabat setingkat Kajari perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Jabatan seperti Kajari harus diberi pengawalan. Kita tidak ingin penegak hukum kita bekerja di bawah tekanan atau rasa takut,” tegasnya.
Sahroni juga meminta agar proses hukum terhadap para pelaku dilakukan secara transparan dan objektif. “Publik harus dapat mengawal kasus ini.
Polisi harus memaparkan perkembangan kasus secara terbuka agar keadilan terjamin,” pungkasnya.
Polisi masih mendalami motif kedua pelaku, sementara DPR RI menekankan pentingnya langkah preventif untuk melindungi penegak hukum dari ancaman serupa di masa depan.(*)
| 720 WNI Tertahan Pulang akibat Perang Timur Tengah, Kemlu Tunggu Penerbangan Aman |
|
|---|
| Gaji ke-13 ASN Terimbas Efisiensi? Begini Penjelasan Purbaya |
|
|---|
| Santri 13 Tahun Jadi Korban, Pelaku Cabul Ditangkap di Toilet Masjid |
|
|---|
| Heboh! Korban Pelecehan di Pagaralam Ikut Jadi Tersangka |
|
|---|
| Pemerintah Pantau ASN WFH Pakai GPS, Respons Harus 5 Menit |
|
|---|