Dianiaya Satpol Gorontalo
Video Viral Satpol PP Gorontalo Aniaya Pengendara Motor, Kena Pukul hingga Ditendang
Video berdurasi dua menit yang diunggah oleh akun Wahyudin Moridu pada Selasa (24/12/2024) itu memicu reaksi keras dari warganet.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Video yang menampilkan dugaan tindakan kekerasan oleh oknum Satpol PP terhadap seorang pengendara motor viral di media sosial, khususnya Facebook.
Video berdurasi dua menit yang diunggah oleh akun Wahyudin Moridu pada Selasa (24/12/2024) itu memicu reaksi keras dari warganet.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pengendara motor berbicara dengan sejumlah anggota Satpol PP yang mengenakan seragam lengkap.
Tanpa diduga, salah satu petugas mendekati pengendara dari samping dan memukul kepala korban yang masih mengenakan helm. Insiden ini tidak berhenti di situ.
Korban, yang mengenakan jaket hijau, tampak sempoyongan dan melepas helmnya sebelum berjalan ke arah pos penjagaan.
Saat korban duduk memegangi kepalanya, seorang petugas lain tiba-tiba menendangnya dari belakang hingga terjatuh ke aspal.
Momen tersebut mengundang empati netizen, yang mengecam keras tindakan para petugas dalam video itu.
Tanggapan Kasatpol PP
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Gorontalo, Taufik Sidiki, memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Ia menyayangkan peristiwa itu mencoreng citra institusinya.
“Kami hanya menjalankan tugas penegakan disiplin. Kejadian bermula ketika pengendara motor ini membonceng istrinya ke kantor pada pukul 08.45 WITA, yang mana sudah melewati jam kerja,” ujar Taufik dalam keterangannya kepada media, Selasa (24/12/2024) malam.
Menurut Taufik, pengendara motor tersebut dianggap tidak kooperatif ketika diminta menunjukkan data dan identitas.
Ia juga disebut memainkan gas motor dengan keras dan hampir menabrak petugas.
“Ketukan pada helm adalah bentuk teguran atas perilaku tidak kooperatifnya. Namun, kami mengakui tindakan itu tidak sesuai prosedur,” tambahnya.
Taufik menegaskan bahwa pihaknya telah meminta maaf kepada korban, dan oknum yang terlibat telah diberikan teguran serta sanksi.
Satpol PP juga memastikan kejadian serupa tidak akan terulang dengan memperkuat pengawasan internal.
Sementara itu, video tersebut telah dibagikan ribuan kali dan menuai kecaman luas.
Netizen menilai tindakan tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang dan menuntut sanksi tegas terhadap pelaku.
“Tidak ada alasan untuk menggunakan kekerasan seperti itu. Bagaimana pun, petugas harus lebih profesional,” tulis seorang pengguna Facebook.(*)
| Kronologi Lengkap Remaja 13 Tahun Dibunuh Kakak Ipar di Boalemo Gorontalo |
|
|---|
| Diserang Soal Sampah, Pemkot Gorontalo Balik Pertanyakan Kontribusi HMI |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer Besok Rabu 19 Februari 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan |
|
|---|
| Bansos BPNT Rp 600 Ribu Tahap 1 2026 Mulai Cair, Cek Nama Penerima Lewat HP Sekarang! |
|
|---|
| Remaja Asal Kota Gorontalo Jadi Tersangka Pembunuhan Gadis di Paguyaman Pantai, Diduga Sakit Hati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-CCTV-satpol-PP-Gorontalo-aniaya-pengendara-motor.jpg)