Berita Nasional
Kades Watugede Didemo Warga Usai Digerebek di Rumah Janda, Enggan Mundur dari Jabatan
Peristiwa ini memicu aksi protes warga yang menuntut Sriyanto mundur dari jabatannya. Namun, hingga kini Sriyanto menolak mundur dan belum menerima sa
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Sementara itu, masyarakat terus menunggu langkah konkret dari pihak berwenang dalam memberikan keadilan dan memulihkan kepercayaan warga terhadap pemerintahan desa.
Sriyanto Digerebek Warga
Sriyanto mendatangi rumah janda menggunakan sepeda motor yang diparkir di bawah pohon pada Jumat (6/12/2024) malam.
Salah satu warga yang enggan disebut namanya menjelaskan warga curiga dengan sepeda motor Sriyanto yang terparkir di rumah janda anak satu itu.
Warga kemudian mencari keberadaan Sriyanto di rumah hingga tempat nongkrongnya, tetapi tidak ditemukan.
Perzinahan terungkap setelah Sriyanto keluar dari rumah janda dan langsung digerebek warga.
"Itu ketahuan motornya itu sekitar jam 9 malam. Terus jam 11 malam si janda membuka pintu dan pak kades keluar," ucapnya, Jumat, dikutip dari TribunSolo.com.
Sriyanto dan janda diinterogasi warga yang geram akan tindakan asusila keduanya.
Sriyanto membantah melakukan perzinahan dan mengaku telah menikah siri dengan janda tersebut.
Ayah janda membenarkan telah terjadi pernikahan siri.
"Terus kita tanya saksinya siapa, buktinya apa to, Mas. Nah, bapaknya itu bilang saksinya hanya anaknya sendiri (anak si janda)" tuturnya.
Warga menganggap pernikahan siri tidak sah karena hanya disaksikan anak di bawah umur.
Mereka meminta Sriyanto menikah kembali dengan persetujuan istri pertamanya.
"Kami lakukan demi menjaga kondusifitas keamanan lingkungan. Kami menyayangkan perbuatan Kades."
"Sebagai seorang Kades seharusnya bisa mengayomi warganya, bukan malah seperti itu malam-malam main ke rumah seorang janda, sesuai adat istiadat yang berlaku disini itu sangatlah tidak pantas," bebernya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-perselingkuhan-Warga-Kecamatan-Kemusu-Kabupaten-Boyolali.jpg)