Pangan Murah Bersubsidi di Gorontalo

Masyarakat Kota Gorontalo Berbondong-bondong Serbu Pangan Murah Bersubsidi

Masyarakat Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo menyerbu pangan murah gratis. Mereka mulai memadati kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Tengah

|
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
Suasana distribusi pangan murah bersubsidi, RTH Kota Tengah, Kota Gorontalo, Kamis (19/12/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Masyarakat Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo menyerbu pangan murah bersubsidi.

Mereka mulai memadati kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Tengah, yang menjadi lokasi distribusi pangan bersubdi sejak pagi hari.

Suhendry Yahya, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Pangan Kota Gorontalo mengatakan ada 1.100 paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat.

"Hari ini kita mendistribusikan sebanyak 1.100 paket yang berisi tujuh jenis komoditi," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (19/12/2024).

Baca juga: Momen HUT ke-24 Provinsi Gorontalo, Warga Minta Harga Pangan Distabilkan dan Jalan Diperbaiki

Ketujuh komidi itu yakni beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng satu liter, telur 10 butir, dan rempah-rempah berupa cabe rawit, bawang merah dan bawang putih dalam kemasan setengah kilogram. 

Hendry menyebut, pihaknya telah mensubsidi sebesar 50 persen harga dari masing-masing komoditi. 

Ia menambahkan, animo masyarakat yang datang sangat tinggi. 

Seluruh kupon yang didistribusikan habis diserbu masyarakat. 

Agenda ini menurutnya sangat dibutuhkan masyarakat, mengingat akhir tahun beberapa komoditas pangan kemungkinan akan naik. 

Baca juga: Update Harga Pangan Boalemo di Pasar Tradisional Tilamuta Gorontalo Awal November 2024

"Kami berharap kegiatan ini bisa membantu mengurangi beban masyarakat dalam hal memenuhi kebutuhan pangan," pungkasnya. 

Wisra Olabu, warga Kelurahan Pulubala turut bersyukur dengan adanya distribusi pangan bersubdi ini. 

"Alhamdulilah, karena harganya jauh lebih murah," ujarnya. 

Setiap kupon hanya dihargai sebesar Rp 108 ribu, dimana ketika diakumulasi, harga normal ketujuh komodi itu diantara Rp 200 ribuan. 

"Kalau boleh tiap bulan itu harus ada begini," harapnya. 

Bahkan hingga memasuki pukul 13.00 Wita, masyarakat di Kelurahan Kota Tengah terus berdatangan ke lokasi.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved