Berita Viral
Gegara Tempatkan Putranya ke dalam Kondisi Berbahaya, Ibu Ini Viral Ditangkap Polisi
Dibiarkan pulang sendirian, ibu ini viral ditangkap polisi. Anaknya dibiarkan pulang sendirian sehingga cukup beresiko tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/srhsrjrgh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Dibiarkan pulang sendirian, ibu ini viral ditangkap polisi.
Anaknya dibiarkan pulang sendirian sehingga cukup beresiko tinggi.
Hingga akhirnya sang ibu pun ditangkap polisi.
Aksi ini pun viral di media sosial akibat ulang si ibu yang tiba-tiba dihampiri oleh polisi di kediamannya.
Viral seorang ibu telah ditangkap oleh polisi karena menempatkan putranya dalam bahaya.
Baca juga: Dihari Pernikahannya, Pria Ini Viral Gegara Bongkar Perselingkuhan Calon Istrinya ke Para Tamu
Bocah berusia 10 tahun itu tak sengaja dibiarkan berjalan pulang sendirian sejauh satu mil oleh sang ibu.
Dilansir dari mirror.co.uk, Rabu (18/12/2024) wanita tersebut bernama Brittany Patterson yang saat itu berusia 41 tahun.
Dia diborgol karena dicurigai dan dianggap telah melakukan tindakan sembrono.
Wanita itu juga dituntut membayar uang jaminan sebesar 8 juta rupiah setelah ditangkap.
Insiden itu menimbulkan kehebohan setelah sang ibu merasa tak bersalah.
Dia menyatakan bahwa jalan tersebut tidak terlalu berbahaya untuk dilalui putranya.
Kejadian itu terjadi pada tanggal 30 Oktober ketika Patterson membawa putranya yang lain ke dokter.
Pada saat itulah, Departemen Sheriff Fannin County meneleponnya.
Pihak berwajib melaporkan bahwa putranya telah meninggalkan rumah mereka di Mineral Bluff dan menuju ke kota.
Baca juga: Jelang Nataru 2024, Polri Akan Gelar Operasi Lilin Demi Pengamanan Lalu Lintas Selama 13 Hari
Patterson menegaskan bahwa itu bukanlah jalan yang sangat berbahaya dan bahkan sama sekali tidak berbahaya.
Dia mengatakan bahwa dia tidak merasa takut atau khawatir akan keselamatan putranya.
Wanita itu merasa anaknya sudah bisa untuk menjaga dirinya sendiri.
Dia menganggap reaksi polisi terhadap hal itu sangat berlebihan.
Pihak berwajib itu kemudian mengantar anak laki-laki tersebut kembali ke rumahnya.
Mereka kemudian kembali beberapa jam kemudian ke kediaman keluarga tersebut di dekat perbatasan North Carolina.
Saat itulah mereka memborgol Patterson, menangkapnya karena tindakannya yang sembrono.
Patterson dari Georgia mengungkapkan kekecewaannya kepada wartawan setempat.
"Tentu saja saya merasa marah dan frustasi," ungkapnya.
"Anak-anak saya harus menyaksikan itu semua."
Baca juga: Viral, Seorang Satpam Dianiaya Sekelompok Orang Berbaju Hitam Gegara Paksa Masuk di Kebun Raya Bogor
"Polisi meminta saya untuk meletakkan tangan saya di belakang."
"Saya menyadari apa yang sedang terjadi," tambahnya.
Menurut tim kuasa hukumnya, pihak berwajib telah mengusulkan pencabutan tuntutan terhadapnya.
Namun, wanita itu harus menyetujui rencana keselamatan yang memastikan anak-anaknya diawasi setiap saat.
Patterson dilaporkan menolak untuk menandatangani dokumen tersebut.
Dia juga bersikeras untuk melawan dakwaan tersebut.
"Ini tidak benar," ungkapnya.
"Saya tidak melakukan kesalahan."
"Saya akan memperjuangkannya," tambahnya.
Pengacara Patterson, David DeLugas, mempertanyakan suatu hal.
Baca juga: Viral Wanita Ini Tewas Dipukuli Sang Kekasih saat Liburan, Diduga Sebelumnya Bertengkar
"Apakah semua orang tua harus memasang pelacak pada anak mereka?" ungkapnya.
"Orang tua dapat memutuskan suatu hal untuk anak-anak mereka kecuali jika hal tersebut sangat berbahaya," tambahnya.
Sebuah unggahan di media sosial telah dibuat untuk menanggapi kasus ini.
"Hanya seorang anak laki-laki yang sedang berjalan-jalan," ungkap seseorang di unggahan itu.
"Dia tahu untuk berhati-hati dan tidak berjalan di tengah jalan."
"Ini terjadi di bahu jalan dimana batas kecepatan kendaraan melaju sangatlah rendah."
"Dia ditangkap karena penegak hukum mengklaim bahwa sangat berbahaya membiarkan anak berjalan-jalan tanpa orang tua yang mengawasi setiap detiknya," tambahnya.
Wanita tersebut mengatakan bahwa hal itu sangat memalukan baginya.
Dia mengatakan bahwa anak-anaknya akan sangat sedih melihat dia ditangkap.
Putranya juga merasa sangat bersalah ketika melihat sang ibu diborgol oleh polisi.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.