Wisuda Sekolah Lansia
58 Lansia di Kabupaten Gorontalo Diwisuda, Ada yang Berusia 70 Tahun
Sebanyak 58 lansia ikuti prosesi wisuda di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo dengan penuh perasaan bahagia dan suka cita, Kamis (19/12/2024).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/wrtjeyj.jpg)
“Alhamdulillah, bahagia meski sudah tua tetap bisa wisuda,” tuturnya.
Kemudian, Suwarni Ali warga Kelurahan Hutuo, Kabupaten Gorontalo menambahkan bahwa ia datang sekitar pukul 07.30 WITA.
Suwarni menuturkan bahwa ia saat ini sering membantu pihak kelurahan dalam hal penagihan pajak dari sejak 2001.
“Sekolah ini menurut saya sangat bagus apalagi kita sudah tua begini masih perlu untuk dibelajarkan, saya juga saat ini sering menagih pajak sering membantu dari kelurahan,” bebernya.
Terakhir ia berharap sekolah untuk lansia ini terus dilanjutkan dan ditingkatkan untuk menjangkau lansia yang berada di Kabupaten Gorontalo.
Prosesi wisuda ini juga dihadiri oleh Nelson Pomalingo, Bupati Gorontalo bersama istri.
Baca juga: 1.028 Perkara Diterima Pengadilan Agama Gorontalo Sepanjang 2024, Terbanyak Cerai Gugat
Kata Nelson, pendidikan bagi lansia saat ini menjadi perhatian dari pemerintah daerah khususnya Kabupaten Gorontalo itu sendiri.
Menurutnya, populasi manusia Gorontalo 10 persen dari lansia sehingga pendidikan ini untuk mendorong mereka agar tetap produktif.
“Soal lansia ini menjadi perhatian kita, jadi kita berharap mereka sehat, mereka bahagia dan juga produktif,” ungkapnya.
Ia juga berharap kepada pemimpin berikutnya untuk melanjutkan kegiatan ini.
“Tentunya kegiatan ini saya harapkan dilanjutkan terus oleh pemerintahan selanjutnya,” harapnya.
Selain itu ia menambahkan agar pendidikan lansia dilakukan merata ke depan bukan hanya terfokus di satu wilayah saja.
“Jadi semoga ini bisa merata lagi tidak hanya di beberapa tempat, karena di Kabupaten Gorontalo baru empat harapannya seluruh kecamatan punya sekolah lansia,” imbuhnya.
(*)