Longsor Kelurahan Botu Gorontalo
Calon Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea Sambangi Lokasi Longsor Kelurahan Botu
Kedatangannya disambut haru keluarga korban yang masih berduka atas kejadian tragis tersebut.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-12-17_Adhan-Dambea-Calon-Wali-Kota-Gorontalo.jpg)
Meski demikian, keluarga korban masih dihantui kekhawatiran akan kejadian serupa di masa depan.
Sumarni Harun (58), ibu dari Abdurrahman Daud, berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki bantaran sungai di belakang rumah mereka.
"Kami minta perhatian pemerintah agar ada perbaikan di bibir sungai ini. Kami takut kejadian seperti ini akan terus berulang, apalagi air sungai sudah sangat dekat dengan rumah kami," ujar Sumarni dengan suara bergetar.
Hingga saat ini, kondisi rumah korban longsor terlihat memprihatinkan.
Sebagian besar bangunan ambruk ke tebing setinggi lima meter akibat terkikis derasnya arus Sungai Bone.
Sisa bangunan yang masih berdiri pun tampak rapuh dan nyaris tak layak huni. (*)