Longsor Kelurahan Botu Gorontalo
Calon Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea Sambangi Lokasi Longsor Kelurahan Botu
Kedatangannya disambut haru keluarga korban yang masih berduka atas kejadian tragis tersebut.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Calon Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengunjungi rumah korban tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Botu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Selasa (17/12/2024).
Kedatangannya disambut haru keluarga korban yang masih berduka atas kejadian tragis tersebut.
Tanah longsor yang menimpa rumah pasangan Abdurrahman Daud dan Megawati Kajuju.
Insiden ini merenggut nyawa Megawati, sementara Abdurrahman kini sedang menjalani operasi akibat luka parah di RSUD Aloe Saboe.
Dalam kesempatan tersebut, Adhan Dambea mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi perumahan masyarakat di Kota Gorontalo, terutama di kawasan rawan bencana seperti bantaran sungai.
Ia menegaskan bahwa permasalahan ini akan menjadi fokusnya jika resmi menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo.
"Saya tahu banyak masyarakat di Kota Gorontalo yang belum memiliki rumah layak huni. Ini masalah serius, dan kita harus mencari jalan keluarnya," ujar Adhan saat diwawancarai secara doorstop di lokasi.
Menurutnya, persoalan utama dalam bantuan rumah mahyani rumah sederhana sehat adalah syarat kepemilikan lahan.
Warga yang tidak memiliki tanah pribadi terpaksa harus menelan kekecewaan karena tidak bisa menerima bantuan tersebut.
"Selama ini ketika ada anggaran untuk membangun rumah mahyani, syarat utamanya adalah harus punya tanah sendiri. Ini yang menjadi hambatan besar. Nantinya, kita akan cari solusi agar bantuan bisa benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan," tegasnya.
Adhan juga menyempatkan diri untuk memastikan perkembangan Abdurrahman Daud, korban selamat dari peristiwa longsor yang kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Aloe Saboe.
Ia menekankan komitmennya untuk memantau langsung kondisi Abdurrahman dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.
"Saya sudah bilang ke pihak rumah sakit, apapun resikonya, kita pikir sama-sama. Yang penting sekarang Abdurrahman dilayani dengan baik. Ini yang paling utama," tambahnya.
Pantauan TribunGorontalo.com, sejumlah perwakilan dari Pemerintah Kota Gorontalo, BPBD, BAZNAS, serta anggota DPRD dari tingkat kota hingga provinsi juga hadir di lokasi kejadian.
Mereka telah memberikan bantuan kepada keluarga korban berupa kebutuhan mendesak, termasuk makanan siap saji, air bersih, dan perlengkapan lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-12-17_Adhan-Dambea-Calon-Wali-Kota-Gorontalo.jpg)