Berita Viral
VIRAL Seorang Dokter Dipukuli Sopir Pribadi Istri Oknum Pejabat, Tak Terima Anaknya Jaga Weekend
Heboh di media sosial video penganiayaan dokter koas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya bernama Luthi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fjdhjhgjh.jpg)
Kini dokter koas tersebut sedang mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Muhamad Hasan Palembang lantaran luka cukup parah pada bagian gigi, mata hingga muka.
Korban sendiri sudah membuat visum dan telah melaporkan peristiwa ini ke SPKT Polda Sumsel. Kakak korban bernama Audi mengungkapkan, jika adiknya Lutfi merupakan perantau dari Jakarta ke Palembang.
"Lutfi tinggal bersama keluarga yang ada di Palembang," kata Audi, Kamis (12/12/2024).
Lutfi dianiaya oleh seorang pria mengenakan kaus berwarna merah. Dokter koas itu nampak menerima pukulan bertubi-tubi dari sang pria.
Baca juga: Bandingkan Harga HP dan Spesifikasi Oppo Reno 12 5G vs Samsung Galaxy S23 FE, Bagusan Mana?
Beberapa orang yang ada di lokasi termasuk seorang ibu-ibu dan rekan korban tampak berusaha melerai namun tidak meredam perbuatan pelaku yang tetap memukuli korban.
Audi mengaku adiknya mengalami memar dan luka lebam dan telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
"Kami saat ini masih shock juga dapat info dari sana sini. Yang kami dengar saat ini luthfi kondisi nya masih di rawat di rumah sakit. Untuk luka yang kami tau saat ini ada banyak memar di mukanya," ujar Audi.
Audi mengaku keluarganya rencana akan ke Palembang malam ini. Namun Audi mengaku tidak paham mengenai kronologis insiden yang menimpa adiknya.
"Kalau itu biar Luthfi saja yang menjelaskan, soalnya kami di Jakarta juga hanya dengar dari cerita keluarga, " katanya.
Keluarga LAP Datang Minta Damai
Setelah viral rupanya keluarga pelaku muncul untuk mendatangi korban di RS. Keluarga korban menjelaskan bahwa ibu pelaku meminta jalur damai.
"Saat ini belum (minta maaf), yang ada malah ibu pelaku datang ke RS Bhayangkara hanya minta supaya jalur damai," jelas kakak korban.
Sementara itu keluarga korban berterimakasih kepada dosen yang memviralkan kejadian tersebut.
"Saya sedih sekali, disitu posisi adik saya sama sekali tidak ada melawan pukul balik, karena lagi pakai atribut koas dan alamamater kampus," tutur Audi, kakak korban.
Diduga Mau Liburan ke Eropa