Kamis, 5 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

Gorontalo Terpopuler: Lansia Ditemukan Meninggal, Inspektorat Temukan Amplop dalam Berkas TPG

Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu (11/12/2024).

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Gorontalo Terpopuler: Lansia Ditemukan Meninggal, Inspektorat Temukan Amplop dalam Berkas TPG
TribunGorontalo.com
Simak Berita Populer Gorontalo yang telah tayang di TribunGorontalo.com pada Selasa, 10 Desember 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu (11/12/2024).

Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca oleh masyarakat sejak Selasa kemarin.

Berita pertama terkait seorang wanita lansia ditemukan meninggal dunia di kebun.

Selanjutnya Inspektorat Provinsi Gorontalo menemukan amplop berisi uang Rp600 ribu dalam berkas tunjangan profesi guru (TPG).

Ada pula kedatangan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan, Veronica Tan di Gorontalo.

Berikut 5 berita populer yang telah tayang di TribunGorontalo.com.

BREAKING NEWS: Nenek Raina Warga Bulota Gorontalo Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun

Seorang wanita lanjut usia (lansia) ditemukan tak bernyawa di kebun di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto pada Selasa (10/12/2024).

Informasi dihimpun TribunGorontalo.com, identitas lansia tersebut bernama Raina Tuna (60).

Penemuan jasad berawal dari kecurigaan salah satu cucu korban, Acun.

Menurut Acun, ia tak melihat sendal milik neneknya di rumah.

Ia pun berpikir bahwa sang nenek sedang keluar rumah.

Acun langsung memprediksi neneknya itu berada di kebun. Ia pun menyusulnya.

Namun betapa terkejutnya ia kala menemukan Nenek Raina terbaring di bawah pohon kelapa.

Baca Selengkapnya

Baca juga: BREAKING NEWS: UMP Gorontalo Resmi Ditetapkan Rp 3,2 Juta, Berlaku 1 Januari 2025

Inspektorat Gorontalo Temukan Amplop Isi Rp 600 Ribu saat Pemeriksaan Berkas Tunjangan Profesi Guru

Suasana rapat soal TPG di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi, Senin (7/12/2024).
Suasana rapat soal TPG di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi, Senin (7/12/2024). (Getty)

Pihak Inspektorat Provinsi Gorontalo menemukan amplop yang terselip di berkas pemeriksaan tunjangan profesi guru (TPG).

Amplop tersebut berisi uang Rp600 ribu itu diduga sengaja disisip.

Hal itu terungkap saat rapat perihal TPG di kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (9/12/2024).

"Kami menemukan ada amplop berisi uang sejumlah Rp 600 ribu," ungkap Dedi Indra Muji, Pegawai Inspektorat Provinsi Gorontalo.

Amplop itu, kata Dedi, terselip di antara berkas-berkas TPG bulan Februari tahun 2023.

Amplop juga dibubuhi cap salah satu SMK di Gorontalo.

Pengakuan itu mendapat pertanyaan dari Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Manaf Abidin Hamzah. 

"Siapa yang antar itu berkas?" tanya Manaf.

Dedi menyebut berkas-berkas tersebut sebelumnya sudah diverifikasi di bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo.

"Kebetulan berkas itu sudah diverifikasi oleh teman-teman di dinas, maka itu diantarkan oleh teman-teman di bidang GTK," beber Dedi.

Baca Selengkapnya

Wamen Pemberdayaan Perempuan Veronica Tan Tiba di Gorontalo, Disambut Hangat di Rudis Gubernur

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan, Veronica Tan ditemani pejabat Forkopimda Gorontalo, Senin (09/12/2024).
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan, Veronica Tan ditemani pejabat Forkopimda Gorontalo, Senin (09/12/2024). (Getty)

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Veronica Tan, tiba di Rumah Dinas (Rudis) Gubernur Gorontalo pada Senin (9/12/2024).

Ia tiba sekitar pukul 11.00 WITA dengan penampilan santai namun elegan, mengenakan hoodie putih dipadukan dengan selendang biru langit.

Dalam kunjungan ini, Veronica disambut langsung oleh Plt Asisten II Setda Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, sedang mengikuti rapat pengendalian inflasi.

"Pada kesempatan ini, kami mengucapkan selamat datang, mewakili Penjabat Gubernur Gorontalo," ujar Jamal dalam sambutan singkatnya.

Baca Selengkapnya

 

Ketua Bawaslu Pohuwato Akan Diperiksa Kode Etik, Diadukan ke DKPP Jadi Pengurus Partai di Gorontalo

Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun saat mengikuti kegiatan Pelatihan, Penguatan Kompetensi Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Periode 2023-2028
Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun saat mengikuti kegiatan Pelatihan, Penguatan Kompetensi Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Periode 2023-2028 (TribunGorontalo.com)

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun dan Munawar, akan diperiksa oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Rabu, 11 Desember 2024, terkait dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).

Pemeriksaan ini diselenggarakan untuk menanggapi aduan yang diajukan oleh Lukman Ismail, Frengki Kasim, dan Mohamad Agil Mahmud.

Ketiganya menuduh kedua pejabat tersebut masih menjabat sebagai pengurus partai politik hingga saat ini.

Aduan tersebut menyatakan bahwa Yolanda Harun dan Munawar diduga memberikan keterangan palsu selama proses seleksi Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato untuk periode 2023-2028.

Sebagai bagian dari pemeriksaan, DKPP akan mendengarkan keterangan dari semua pihak yang terlibat, termasuk Pengadu, Teradu, serta saksi-saksi terkait.

Sidang pemeriksaan akan berlangsung di Kantor KPU Provinsi Gorontalo pada pukul 10.00 WITA dan akan terbuka untuk umum.

Baca Selengkapnya

Bupati Gorontalo Janji Lunasi Gaji 3 Bulan Aparat Desa, Nelson Pomalingo: Kita Bayarkan Rapel 

Puluhan aparat desa se-Kabupaten Gorontalo demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Gorontalo pada Senin (10/12/2024).
Puluhan aparat desa se-Kabupaten Gorontalo demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Gorontalo pada Senin (10/12/2024). (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, berjanji akan melunasi gaji 3 bulan aparat desa di Kabupaten Gorontalo.

Hal itu diungkapkan Nelson saat menemui massa aksi di kantor DPRD Kabupaten Gorontalo pada Senin (10/12/2024).

"Kita bayarkan rapel," ucap Bupati Nelson dengan suara lantang.

"Insaallah tahun depan. Tahun depan tinggal 20 hari. Itu kita bayarkan rapel apalagi menghadapi bulan puasa. Uang itu kami tidak ambil," tambahnya.

Bagi aparat desa yang tidak setuju dibayarkan pada tahun depan diminta untuk menyurat ke pemerintah.

"Ini tinggal 20 hari tahun depan. Tidak mungkin bupati atau pun anggota dewan menyepelekan hak-hak anda," ucapnya.

Bupati Gorontalo dua periode ini juga menjelaskan penyebab gaji aparat desa selama tiga bulan belum terbayarkan.

Menurut Nelson, pemerintah terpaksa menunda pembayaran karena sebagian besar dana dialokasikan untuk Pilkada 2024.

Baca Selengkapnya


Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved