Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Viral

Baru Saja Melahirkan, Titin Peserta PPPK Paksa Ikut Ujian dengan Kondisi Lemah sambil Berbaring

Titin, ibu hamil yang baru saja melahirkan terpaksa mengikuti ujian sambil berbaring. Titin yang merupakan peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanji

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Baru Saja Melahirkan, Titin Peserta PPPK Paksa Ikut Ujian dengan Kondisi Lemah sambil Berbaring
Istimewa/TribunJatim.com
Titin, salah satu peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Banyuwangi mengikuti ujian di dalam ambulans, Minggu (8/12/2024). Dia mengikuti ujian di dalam ambulans karena dalam masa pemulihan usai melahirkan anak kedua. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Titin, ibu hamil yang baru saja melahirkan terpaksa mengikuti ujian sambil berbaring.

Titin yang merupakan peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang saat ini tengah dalam masa ujian.

Tak ingin membiarkan kesempatan, dia memaksakan untuk dapat ikut ujian PPPK walaupun dengan kondisi yang masih sakit akibat baru melahirkan.

Inilah sosok Titin ujian PPPK dalam ambulans.

Titin berbaring pegang laptop dalam ambulans tersebut.

Belakangan diketahui ternyata Titin baru melahirkan anak kedua.

Baca juga: Kabar Gembira Untuk ASN, Prabowo Setuju Gaji Guru ASN, PPPK, Non ASN Naik 1 Kali Gaji Pokok di 2025

Meski dalam masa pemulihan karena baru saja melahirkan, Titin, salah satu peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Banyuwangi, memiliki tekad kuat untuk ikut ujian. 

Dengan tetap dipantau tenaga medis, Titin diperbolehkan mengikuti ujian meski di dalam ambulans, Minggu (8/12/2024). 

DIkutip dari Surya.co.id, Titin merupakan staf Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) UPTD Kecamatan Genteng sejak tahun 2014.

Dia mengikuti ujian di dalam ambulans karena dalam masa pemulihan usai melahirkan anak kedua.

“Saya sudah 10 tahun 11 bulan bekerja sebagai THL di Dinas PU CKPP Banyuwangi. Karena itu saya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mengikuti ujian PPPK kali ini,” kata Titin.

Titin menceritakan saat mengikuti proses pendaftaran PPPK ia tengah hamil tua.

Baca juga: Tidak Ada Passing Grade, Ternyata Begini Syarat Kelulusan PPPK 2024

Satu minggu sebelum jadwal tes Computer Assisted Test (CAT), ia harus menjalani persalinan secara normal. 

Namun ternyata usai melahirkan ia harus dirawat di rumah sakit karena kondisi yang masih membutuhkan penyembuhan.

“Karena saya merasa masih belum memungkinkan untuk beraktivitas dengan normal maka saya izin ke panitia seleksi PPPK untuk mengikuti ujian di dalam ambulans. Alhamdulillah diizinkan,” kata Titin.

Titin mendapat jadwal, Minggu siang (8/12/2024). 

Ujian tersebut berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi.

Ia berangkat dari rumahnya ditemani sejumlah anggota keluarga dari Desa Tulungrejo Glenmore.

Baca juga: Guru Honorer Swasta di Gorontalo Belum Bisa Ikut Rekrutmen PPPK 2024

Sampai di lokasi ujian, tim panitia BKPP Banyuwangi dan tim CAT Badan Kepegawaian Nasional (BKN), segera menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pelaksanaan ujian tersebut di dalam ambulan.

Titin menjalani tes menggunakan fasilitas laptop yang disediakan oleh panitia. 

Ia juga didampingi langsung oleh pengawas dari tim CAT BKN.

“Alhamdulillah saya bisa melaksanakan ujian dengan lancar. Dengan masa kerja saya yang sudah lebih dari 10 tahun saya sangat berharap bisa lolos sebagai PPPK,” ujar Titin yang mendaftar pada formasi teknis Penata Layanan Operasional di Dinas PU CKPP.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi kegigihan Titin yang tetap mengikuti ujian meski dalam kondisi belum sepenuhnya pulih. 

“Kami sangat mengapresiasi kegigihan Saudari Titin yang tetap mengikuti ujian kompetensi PPPK meskipun dalam kondisi yang kurang sehat. Semoga hasil yang didapatkan terbaik dan sesuai harapan,” kata Ipuk.

Baca juga: Pendaftaran Seleksi PPPK Buka Hari Ini 1 Oktober 2024, Cek Jadwal Lengkap hingga Gaji dan Tunjangan

Ipuk juga berterima kasih kepada BKN karena mengizinkan peserta yang membutuhkan perlakuan khusus ujian di dalam ambulans. 

Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Banyuwangi Ilzam Nuzuli mengatakan, setelah mendapatkan informasi ada peserta yang sakit dan membutuhkan perlakukan khusus, langsung berkoordinasi dengan Tim CAT BKN yang ada di Banyuwangi. 

"Pihak BKN langsung merespons cepat dengan memberikan izin pelaksanaan ujian tersebut. Karena pelaksanaan ujian PPPK ini di bawah pengawasan tim BKN sepenuhnya,” kata Ilzam. 

Ujian kompetensi PPPK di Banyuwangi digelar mulai tanggal 4-16 Desember 2024. 

Seleksi PPPK kali ini merupakan tahap pertama yang diikuti oleh 3353 peserta.

Seleksi ini dilakukan untuk memenuhi 614 formasi yang dibutuhkan baik untuk tenaga teknis, tenaga Kesehatan dan guru.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul SOSOK Titin Ujian PPPK dalam Ambulans, Berbaring Pegang Laptop, Ternyata Baru Melahirkan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved