Viral di Media Sosial
Apa Itu Hiu Karang Abu-abu? Ikan Viral Dijual Pedagang TPI Gorontalo
Hiu berwarna keabu-abuan itu diduga dijual di tempat pelelangan ikan (TPI) Gorontalo
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hiu-karang-abu-abu.jpg)
- Tingkat Kematian Hiu lanjaman akibat penangkapan masuk dalam kategori tinggi dengan nilai F > 0,5
- Terdapat kenaikan kelimpahan hiu lanjaman di Samudera Hindia.
- Permintaan sirip hiu sangat tinggi di pasar global
- Tingginya volume ekspor sirip hiu lanjaman
- Nilai jual sirip hiu lanjaman tinggi karena ukuran siripnya besar
- Mirip hiu lainnya pada famili Carcharhinidae sehingga peluang perdagangan ilegal cukup tinggi karena salah identifikasi.
2. Predator Penting
Mengutip Kompas.com, hiu lanjaman merupakan predator penting dalam ekosistem laut, terutama terumbu karang.
Fungsi hiu karang sangat penting dalam mengelola ekosistem laut, menjaga keseimbangan rantai makanan yang menjadi tumpuan hidup ratusan juta orang.
Oleh karenanya, spesies ini pun sangat penting bagi manusia.
Dilansir dari Phys via Kompas.com, studi yang dipublikasikan di jurnal Science yang merupakan proyel Global FinPrint, telah mengumpulkan lebih dari 22.000 jam rekaman video dari terumbu karang di seluruh Afrika, Timur Tengah, Asia, Australia dan Amerika.
Berdasarkan penelitian, hiu karang kini tidak ada di 14 persen terumbu karang.
3. Spesies Langka
Pertumbuhan populasi yang sangat rendah, dengan jumlah anakan yang dihasilkan sangat sedikit, yakni 15 anakan.
Berdasarkan data Non-Detrimental Findings (NDF), rata-rata pertumbuhan populasi yang sangat rendah dengan nilai 0,043 - 0,05 dan laju pertumbuhan kisaran 0,07 - 0,15.
Data penurunan populasi hiu-hiu karang ini berasal dari pemodelan komputer yang memperkirakan jumlah hiu yang hidup tanpa tekanan atau pengaruh dari manusia.
Oleh karena itu, jika terus diburu manusia, hiu karang abu-abu pada akhirnya tinggal sejarah.
Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo