Minggu, 15 Maret 2026

Viral di Media Sosial

Apa Itu Hiu Karang Abu-abu? Ikan Viral Dijual Pedagang TPI Gorontalo

Hiu berwarna keabu-abuan itu diduga dijual di tempat pelelangan ikan (TPI) Gorontalo

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Apa Itu Hiu Karang Abu-abu? Ikan Viral Dijual Pedagang TPI Gorontalo
Kolase instagram/iStock
Ilustrasi - Ikan yang diduga hiu karang abu-abu dijual di tempat pelelangan ikan Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Hiu karang abu-abu atau hiu lanjaman sempat viral di media sosial.

Hiu berwarna keabu-abuan itu diduga dijual di tempat pelelangan ikan (TPI) Gorontalo.

Hal itu dibagikan oleh akun instagram @gorontalo.unite pada Minggu (8/12/2024).

Dalam video dan foto, terlihat beberapa hiu kecil berwarna keabu-abuan berjejer di lapak.

Hiu itu dipasarkan bebas seperti halnya tuna dan cakalang.

Padahal, hiu karang abu-abu ini merupakan spesies yang sudah jarang ditemui di perairan Indonesia.

Berikut alasan utama hiu karang abu-abu wajib dilindungi.

1. Rentan Punah

Hiu karang abu-abu memiliki sejumlah nama lokal di antaranya hiu kejen, cucut laryam, lonjor, dan rungsing.

CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Fauna and Flora) memasukkan hiu lanjaman, hiu tikus, dan pari mabula, ke dalam Apendix II Citex pada tahun 2016.

Sementara itu, Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) mengkategorikan hiu lanjaman spesies rentan atau terancam punah.

Meski secara regulasi nasional, hiu bernama latin Carcharhinus falciformis ini belum mendapat perlindungan penuh. Namun faktor rentan bisa menjadi alasan masyarakat wajib melindungi hewan satu ini.

Baca juga: Viral Pedagang di TPI Gorontalo Jual Ikan yang Diduga Hiu Karang Abu-abu, Jenis Spesies Dilindungi?

Hiu betina dinilai lebih rentan karena panjang maksimal dan lebih panjang saat pertama dewasa.

Hiu ini terancam punah karena berbagai alasan, sebagai berikut:

- Total tangkapan Hiu lanjaman Indonesia mencapai 10 persen dari total produksi hiu nasional.

- Tingkat Kematian Hiu lanjaman akibat penangkapan masuk dalam kategori tinggi dengan nilai F > 0,5

- Terdapat kenaikan kelimpahan hiu lanjaman di Samudera Hindia.

- Permintaan sirip hiu sangat tinggi di pasar global

- Tingginya volume ekspor sirip hiu lanjaman

- Nilai jual sirip hiu lanjaman tinggi karena ukuran siripnya besar

- Mirip hiu lainnya pada famili Carcharhinidae sehingga peluang perdagangan ilegal cukup tinggi karena salah identifikasi.

2. Predator Penting

Mengutip Kompas.com, hiu lanjaman merupakan predator penting dalam ekosistem laut, terutama terumbu karang.

Fungsi hiu karang sangat penting dalam mengelola ekosistem laut, menjaga keseimbangan rantai makanan yang menjadi tumpuan hidup ratusan juta orang. 

Oleh karenanya, spesies ini pun sangat penting bagi manusia. 

Dilansir dari Phys via Kompas.com, studi yang dipublikasikan di jurnal Science yang merupakan proyel Global FinPrint, telah mengumpulkan lebih dari 22.000 jam rekaman video dari terumbu karang di seluruh Afrika, Timur Tengah, Asia, Australia dan Amerika.

Berdasarkan penelitian, hiu karang kini tidak ada di 14 persen terumbu karang.

3. Spesies Langka

Pertumbuhan populasi yang sangat rendah, dengan jumlah anakan yang dihasilkan sangat sedikit, yakni 15 anakan.

Berdasarkan data Non-Detrimental Findings (NDF), rata-rata pertumbuhan populasi yang sangat rendah dengan nilai 0,043 - 0,05 dan laju pertumbuhan kisaran 0,07 - 0,15.

Data penurunan populasi hiu-hiu karang ini berasal dari pemodelan komputer yang memperkirakan jumlah hiu yang hidup tanpa tekanan atau pengaruh dari manusia. 

Oleh karena itu, jika terus diburu manusia, hiu karang abu-abu pada akhirnya tinggal sejarah.

 

Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved