Senin, 30 Maret 2026

Berita Viral

Penjaga Toko Nyamar Jadi Polisi Gadungan, Pakai Foto Kapolda Demi Cari Istri dan Ngendorse di Medan

Seorang pria ini menyamar jadi polisi gadungan. Dia ternyata adalah seorang penjaga toko yang ingin mencari istri. Dia pun memasang profilnya dengan

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Penjaga Toko Nyamar Jadi Polisi Gadungan, Pakai Foto Kapolda Demi Cari Istri dan Ngendorse di Medan
Kolase Tribunjatim.com
Seorang pria penjaga toko jadi polisi gadungan, pasang foto profil Kapolda ngaku duda cari istri 

Jika tidak bisa menunjukkan maka akan dibawa ke kantor.

Tetapi korban tidak tahu, dan berbalik menanyakan surat penangkapan sehingga membuat pelaku yang mengaku sebagai anggota Kepolisian marah sehingga dipukul berulang kali.

Dompet dan handphone milik korban diambil. 

Setelah itu, mulut, mata dan tangan korban dilakban dan bagian kedua jari kelingking diikat menggunakan kabel ties. 

Korban kembali dimasukkan ke dalam mobil dan diajak pergi dengan posisi satu pelaku duduk di tengah, satu driver dan satu pelaku lainnya mengendarai sepeda motor Kawasaki milik korban. 

Sesampainya di dekat Samsat Magelang, mobil berhenti.

Baca juga: Tiga Polisi Gadungan Ditangkap Polisi Resmi di Palmerah, Peras Target dengan Tuduh Terlibat Narkoba

Para pelaku keluar sedangkan korban yang berada di dalam mobil membuka ikatan tangan dan membuka lakban dan berusaha kabur. 

Tetapi ketahuan dan dikejar para pelaku. 

Korban melawan namun akhirnya diamankan oleh warga. 

Sedangkan tiga pelaku pergi dengan membawa barang-barang berharga milik korban, berupa sepeda motor, handphone dan dompet. 

Korban yang diamankan warga, kemudian dibawa ke Polresta Magelang. 

Saat di Polresta Magelang, ternyata pelaku telah lebih dahulu menyerahkan handphone milik korban. 

Handphone tersebut kemudian dicek ternyata saldo uang digitalnya telah raib senilai Rp 900 ribu. 

"Saat itu korban menyadari telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan," katanya. 

Korban lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Sleman. 

Korban menderita kerugian senilai Rp 23,4 juta rupiah. 

Karena dompet yang berisi uang tunai Rp 1,5 juta, surat-surat, ATM dan sepeda motor dibawa kabur pelaku.

Korban juga mengalami luka memar di bagian mata, tangan dan hidung. 

Setelah menerima laporan, polisi bergerak melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap para pelaku.

Polisi pertama menangkap pelaku F (35) di Magelang, seorang residivis kasus penyalahgunaan narkotika di Bantul pada tahun 2018. 

Pelaku kedua berinisial R alias T (32) yang ditangkap di sekitar pabrik GKBI Sleman. 

Dari penangkapan kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sepeda motor korban. 

Kedua pelaku langsung ditahan. 

Mereka disangka telah melanggar pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun. 

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Rizky Adrian mengatakan, saat kejadian tersebut mobil pelaku berisi tiga orang tetapi hanya dua oranga yang ditetapkan sebagai tersangka. 

Sebab, satu orang lainnya ternyata adalah sopir rental.

Sopir tersebut tidak mengetahui rencana kedua pelaku.

Kendati demikian, sang sopir tetap diperiksa sebagai saksi. 

"Si sopir ini tidak tahu apa-apa tapi tetap kami periksa sebagai saksi," kata dia.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul TAMPANG Penjaga Toko Jadi Polisi Gadungan, Ngaku Duda Cari Istri, Catut Foto Kapolda Demi Endorse

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved