Minggu, 8 Maret 2026

Berita Kota Gorontalo

6 Hari Alami Krisis Air Bersih, Warga Talumolo Gorontalo Kesulitan Memasak hingga Mandi

Krisis air bersih yang melanda Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, telah memasuki hari keenam.

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 6 Hari Alami Krisis Air Bersih, Warga Talumolo Gorontalo Kesulitan Memasak hingga Mandi
TribunGorontalo.com/Arianto
Dua orang lansia mengungkapkan keluhannya kepada TribunGorontalo.com, saat ini membutuh bantuan suplay air segera. Ka Wolu (kiri) dan Anja Sulu (kanan) berdiri di dekat drum penampungan air berharap bantuan air datang dari pemerintah. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Krisis air bersih yang melanda Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, telah memasuki hari keenam.

Sejumlah warga di wilayah Puncak Lotu kini mendesak pemerintah segera mengirimkan suplai air bersih.

Seorang lansia, Wolu warga RT 02 RW 05 Kelurahan Talumolo, mengungkapkan bahwa bantuan air sebelumnya sudah habis dan kini warga sangat membutuhkan pasokan tambahan.

“Bantuan air yang datang kemarin sudah habis. Sekarang kami tidak punya lagi air untuk mandi, memasak, atau mencuci. Kami mohon pemerintah segera kirim lagi air bersih,” pintanya saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Senin (2/12/2024).

Pendapat serupa dilontarkan Anja Sulu.

Menurut Anja, saat ini mereka menderita karena tidak mendapatkan air bersih.

“Kami sudah tidak tahan. Hidup tanpa air ini sangat sulit. Kalau bantuan tidak segera datang, kami akan semakin menderita. Tolong segera ditangani,” ujarnya.

Krisis ini disebabkan oleh perbaikan pipa air minum di lokasi pembangunan jembatan yang memutus aliran air ke empat RT di dua RW.

Baca juga: 1.523 Warga Puncak Lotu Gorontalo Alami Krisis Air Bersih Selama 6 Hari 

Tercatat, sebanyak 1.523 jiwa dari 466 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan bantuan air bersih terakhir yang diterima warga pada 30 November 2024. Namun, suplai tersebut sudah habis.

Saat ini, sebagian warga hanya bergantung pada air hujan atau membeli air galon, yang tentunya tidak mencukupi kebutuhan mereka.

Warga berharap pemerintah daerah, BPBD, dan PDAM segera mengambil langkah cepat untuk menambah suplai air bersih sambil menyelesaikan perbaikan pipa.

“Kami hanya ingin pemerintah peduli dan segera mengirimkan bantuan. Ini bukan hanya kebutuhan mendesak, tapi kebutuhan hidup,” beber Wolu. 

 

Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa hingga Info Menarik Lainnya, Yuk Ikuti Halaman Tribun Gorontalo

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved