Kamis, 30 April 2026

Berita Viral

Niat Angkat Anyaman Bambu, 5 Warga di Pamekasan Malah tewas, Begini Kronologinya

Lima warga Pamekasan, Jawa Timur tewas di dalam sumur saat hendak mengangkat rendaman anyaman bambu. Simak kronologinya

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Niat Angkat Anyaman Bambu, 5 Warga di Pamekasan Malah tewas, Begini Kronologinya
Istimewa
Polsek Pademawu menutu sumur yang diduga mengandung gas di Dusun Kobarung, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Lima warga ini tewas di dalam sumur.

Kondisi kelimanya yang lemas hingga nyawanya tak bisa tertolong saat diperjalanan ke rumah sakit. Kamis (28/11/2024) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kelima warga ini adalah Mohammad Hosen (50), Zainollah (29), Mohammad Sa’i (45), Fathorrozi (45) dan Mohammad Samsuri (60).

Mereka adalah petani tembakau dan masih ada hubungan keluarga.

Selain itu, mereka juga merupakan warga Dusun Korebung, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Jawa Timur.

Baca juga: Viral Video Ekspresi Minum Air Zam-Zam Bak Mau Muntah Dikritik Netizen, Iris Wullur Minta Maaf

Kelima warga ini awalnya berniat mengangkat puluhan potongan anyaman bambu yang direndam di dalam sumur.

Namun, karena bau yang dihasilkan dari rendaman bambu tersebut tak sedap hingga akhirnya mereka tak kuat.

Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, kepada sejumlah wartawan mengatakan, kelima korban yang tewas itu karena menghirup udara di dalam sumur yang diduga mengandung racun yang keluar dari rendaman bambu.

“Untuk kepentingan penyelidikan, kami sudah memasang police line di sekitar lokasi,” kata AKP Sri Sugiarto.

Menurut AKP Sri, sebelum kejadian, korban Mohammad Hosen mengajak Mohammad Samsuri, untuk untuk turun ke sumur mengangkat tumpukan anyaman bambu yang lebih dari seminggu direndam ke dalam sumur kedalaman 4 meter.

Baca juga: Keluarga Ini Viral Sebab Gelar Upacara Pemakaman untuk Mobil Kesayangan, Habis RP 71 Juta

Anyaman bambu milik Hosen yang direndam ini sebagai bahan untuk pembuatan gedek, tempat menjemur daun tembakau kering yang sudah dirajang

Selanjutnya Hosen dan Fathorrozi turun ke sumur menggunakan tangga.

Namun ketika keduanya berada di dalam sumur dan hendak mengangkat anyaman bambu, tercium bau busuk dari rendaman anyaman bambu yang membuat sesak nafas.

Karena tidak kuat menahan bau busuk itu, keduanya terjatuh ke air.

Ketika melihat Hosen dan Fathorrozi jatuh lemas, Samsuri kaget dan berteriak sekuat tenaga lalu juga bergegas turun ke dalam sumur, namun juga terjatuh.

Baca juga: Karyawan Ini Viral di X, Gajinya Dipotong Gegara Telat Balas Pesan Atasan, Padahal Lagi Cuti

Sehingga korban Zainollah, keponakan Hosen dan Mohammad  Sai, menantu keponakan Hosen, juga turun ingin menolong dan masuk kedalam sumur.

Tapi mengalami nasib sama jatuh lemas.

Peristiwa tragis yang merenggut lima jika itu mengundang perhatian masyarakat sekitar.

Puluhan warga berdatangan ke lokasi dan berupaya mengevakuasi kelima tubuh korban dari dalam sumur.

Setelah lebih dulu, warga mengeluarkan rendaman anyaman bambu.

Kapolsek Pademawu Iptu D Riawanto yang dimintai konfirmasinya, menjelaskan, setelah mendapatkan laporan warga mengenai kejadian itu, langsung ke tempat kejadian perkara (TK) sembari menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan untuk minta bantuan.

Baca juga: Viral, Demi Nafkahi 7 Adiknya, Muiz Bocah SD di Garut Rela Jadi Pemulung Sambil Jualan dan Sekolah

"Dan ternyata, setelah kami tiba di TKP,  kelima korban sudah dievakuasi oleh warga. Lalu kami membawa korban ke RSUD Pamekasan agar segera dilakukan visum untuk mengetahui penyebab meninggalnya kelima korban tersebut," ungkap Iptu Wawan, panggilan D Riwanto.

Dikatakan, dari hasil visum rumah sakit, kelima korban meninggal dunia kehabisan oksigen akibat keracunan bau bambu yang direndam di dalam sumur.

Pj Bupati Pamekasan, Masrukin mendengar warganya mengalami musibah datang menemui keluarga korban.

Selain mengucapkan bela sungkawa, Masrukin juga memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Lalu Masrukin dan stafnya menyolati ke lima jenazah yang ditaruh di dalam musala di kampung itu.

Baca juga: Viral! Siswa SD Ini Tak Sarapan, Rela Tunggu Gibran Bagi Makan Gratis hingga Nyaris Pingsan 

Begitu juga Calon Bupati (Cabup) Pamekasan, KH Kholilurrahman datang takziah ke rumah keluarga korban.

Saat itu, Kholilurrahman, mendekati keluarga korban memberikan santunan dan meminta agar keluarga yang ditinggalkan sabar dan tabah menghadapi musibah ini.

Selanjutnya Kholilurrahman ikut mengantar menyalati jenazah ke lima korban dan ikut mengantar pemakaman.

Usai penguburan Kholilurrahman memimpin doa dan memberikan sambutan mewakili keluarga korban.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Warga Pamekasan Tewas dengan Kondisi Tubuh Lemas Karena Hirup Gas Beracun

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved