Senin, 9 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Hirsan Abudi Cerita 2 Dekade Bertahan jadi Penjual Es Kelapa Muda di Tilamuta Gorontalo

Sejak tahun 2004, ia setia melayani pelanggan dengan berbagai varian rasa es kelapa muda di Tilamuta, Kabupaten Boalemo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Cerita Hirsan Abudi Cerita 2 Dekade Bertahan jadi Penjual Es Kelapa Muda di Tilamuta Gorontalo
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
Hirsan si penjual es kelapa muda selama 20 tahun. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -– Hirsan Abudi (40), seorang ayah dari dua anak, telah mengabdikan hidupnya sebagai penjual es kelapa muda selama lebih dari 20 tahun.

Sejak tahun 2004, ia setia melayani pelanggan dengan berbagai varian rasa es kelapa muda di Tilamuta, Kabupaten Boalemo.

"Sebenarnya saya mulai usaha ini hanya iseng-iseng saja. Waktu itu tidak ada yang menjual es kelapa muda di sini, jadi saya berpikir untuk mencobanya," ujar Hirsan, mengenang awal perjalanan usahanya.

Meski kini dikenal sebagai penjual es kelapa muda yang cukup populer, perjalanan Hirsan tidak selalu mulus.

Pada tahun 2014 hingga 2016, ia sempat menghentikan usahanya karena menjadi honorer di SMP Negeri 1 Tilamuta.

"Saat itu, saya berhenti berjualan karena waktu kerja honor. Es kelapa muda hanya laku di siang dan sore hari, jadi tidak memungkinkan bagi saya untuk melanjutkannya," katanya.

Namun, belakangan ini, Hirsan menghadapi tantangan baru. Penjualan es kelapa muda miliknya mengalami penurunan signifikan sejak September hingga Oktober 2024.

"Saya tidak tahu persis penyebabnya, tapi bisa dilihat, sekarang orang-orang jarang membeli. Mungkin karena ekonomi masih susah," ungkap Hirsan dengan nada pasrah.

Selain daya beli masyarakat yang menurun, harga kelapa muda yang meningkat turut mempengaruhi usahanya. Meski demikian, ia tetap bertahan dengan harapan bahwa kondisi ekonomi segera membaik.

"Saya berharap pendapatan masyarakat bisa meningkat. Kalau mereka sejahtera, UMKM seperti kami juga bisa lebih hidup," harapnya.

Untuk menarik pelanggan, Hirsan menyediakan berbagai varian es kelapa muda, seperti rasa original, koko pandan, dan gula merah.

Harga yang ditawarkan pun sangat ramah di kantong, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 7.000 per porsi.

Setiap hari, Hirsan membuka lapaknya di depan SMP Negeri 1 Tilamuta, tepatnya di Alun-Alun Tilamuta, Desa Limbato, Kecamatan Tilamuta, Boalemo.

Lokasi ini menjadi tempat strategis yang memudahkannya menjangkau pelanggan dari berbagai kalangan.

Dua dekade bukan waktu yang singkat bagi Hirsan untuk menjalani profesinya sebagai penjual es kelapa muda.

Meskipun tantangan terus datang, ia tetap setia melayani pelanggan dengan senyum dan semangat yang tak pernah surut.

Bagi Hirsan, es kelapa muda bukan sekadar usaha, melainkan sumber kehidupan yang telah membesarkan anak-anaknya.

"Saya hanya berharap, usaha ini bisa terus bertahan dan menjadi berkah bagi keluarga saya," tutupnya penuh harap.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved