Rabu, 11 Maret 2026

Berita Viral

Gegara Tiga Dokter Salah Diagnosis, Pria Ini Nyaris Dikremasi Padahal Masih Hidup

Pria ini hampir dikremasi padahal dirinya masih hidup. Hal ini ternyata salah dari dokter yang mendiagnosisnya telah meninggal.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gegara Tiga Dokter Salah Diagnosis, Pria Ini Nyaris Dikremasi Padahal Masih Hidup
Hindustan Times
Ilustrasi sebuah upacara kremasi di India. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pria ini hampir dikremasi padahal dirinya masih hidup.

Hal ini ternyata salah dari dokter yang mendiagnosisnya telah meninggal.

Keluarga telah menyiapkan proses pengkremasian pria ini karena diagnosis dari tiga dokter yang berbeda.

Namun, dirinya ternyata masih hidup.

Nyaris dikremasi, ternyata 3 dokter salah diagnosis pasien.

Baca juga: Karyawan Ini Viral di X, Gajinya Dipotong Gegara Telat Balas Pesan Atasan, Padahal Lagi Cuti

Disebut sudah meninggal ternyata pasien tersebut masih hidup.

Kesalahannya cukup fatal karena orang yang ternyata masih hidup disebut sudah meninggal dunia.

Tak pelak keluarga kemudian menyiapkan upacara kremasi kepada pasien tersebut.

Namun tak disangka sebelum dibakar pria bernama Rohitash (25) itu bangun.

Peristiwa itu terjadi di Jaipur, Rajasthan, India pada Kamis (21/11/2024). 

Dikutip dari NDTV, Jumat (22/11/2024), Rohitash dinyatakan meninggal dunia akibat serangan epilepsi setelah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Jaipur.

Baca juga: Viral, Demi Nafkahi 7 Adiknya, Muiz Bocah SD di Garut Rela Jadi Pemulung Sambil Jualan dan Sekolah

Akibat insiden tersebut, Kepala Pemerintahan Distrik Ramavtar menjatuhkan sanksi skors terhadap tiga dokter yang telah gegabah menyatakan pria tersebut meninggal dunia.

Seorang pejabat pemerintahan di distrik Jhunjhunu, Rajasthan bernama Ramavtar Meena menyebut insiden tersebut sebagai kelalaian serius.

Selain itu, sebuah komite juga sedang dibentuk untuk menyelidiki insiden yang terjadi di rumah sakit terbesar tersebut.

"Tindakan akan diambil terhadap mereka yang bertanggung jawab. Gaya kerja para dokter juga akan diselidiki secara menyeluruh," kata Meena.

Dikutip dari Times of India, Jumat (22/11/2024), Rohitash dilarikan ke RS Bhagwan Das Khaitan (BDK) karena serangan epilepsi pada Kamis (21/11/2024).

Baca juga: Buktikan Ada Sapi Makan Martabak, Desril Bocah SD di Lumajang Viral Dapat Uang Rp 1 Juta dari Guru

Sesampainya di rumah sakit, pria berusia 25 tahun tersebut tidak menunjukkan respons terhadap bantuan medis yang diberikan.

Karena hal tersebut, tiga dokter menyatakan bahwa Rohitash meninggal dunia pada pukul 14.00 waktu setempat.

Usai dinyatakan meninggal dunia, pria tersebut langsung diletakkan di dalam freezer kamar mayat selama dua jam.

Di sisi lain, polisi melengkapi dokumen yang diperlukan untuk mengangkut jenazah ke krematorium.

Jenazah Rohitash kemudian dibawa ke krematorium dan diletakkan di atas tumpukan kayu besar untuk dikremasi.

Baca juga: Viral! Demi Penuhi Keinginan Pacar, Pemuda 15 Tahun Kini Terlilit Utang Rp 46 Juta Direntenir

Tepat sebelum api krematorium dinyalakan, sekitar pukul 17.00 waktu setempat, jasad Rohitash tampak bergerak dan ia mulai bernapas serta menunjukkan tanda kehidupan.

Polisi yang berada di krematorium kemudian memanggil ambulans dan segera mengangkut Rohitash kembali ke rumah sakit.

Dokter menyatakan Rohitash dalam kondisi stabil. Namun sayang, Rohitash kembali dinyatakan meninggal dunia dan mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (22/11/2024).

Bukan kejadian pertama

Kisah Rohitash yang bangun kembali sesaat sebelum dikremasi bukan pertama kali terjadi di negara Anak Benua tersebut.

Dilansir dari New York Post, Selasa (13/2/2024), seorang wanita dari Brahmapur, India bernama Bujji Aamma (52) juga pernah mengalami hal serupa.

Aamma dinyatakan meninggal dunia karena mengalami luka bakar parah saat rumahnya mengalami kebakaran pada Kamis (1/2/2024).

Perempuan paruh baya tersebut kemudian dirawat di MKCG Medical College and Hospital Brahmapur, India.

Baca juga: Viral, Gegara Jatah Warisan yang Kurang, Adik Habisi Kakak dan Keponakannya di Surabaya

Ia terpaksa dipulangkan karena kondisi ekonomi keluarganya tidak mampu membawanya ke rumah sakit lain.

Suami Aamma, Sibaram Palo (54) mengatakan, kondisinya terus memburuk usai dipulangkan dari rumah sakit.

Lalu pada Senin (5/2/2024), Aamma tidak membuka matanya dan berhenti bernapas, sehingga keluarganya menganggapnya meninggal dunia.

"Kami mengira dia sudah meninggal dan memberi tahu warga sekitar agar meminta mobil jenazah untuk membawa jenazah ke tempat kremasi," ungkap Palo.

Seorang saksi mata, K Chiranjibi (50) yang menemani Aamma mengatakan, perempuan itu mulai membuka mata dan menanggapi panggilan sesaat sebelum dikremasi

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Nyaris Dikremasi, Ternyata 3 Dokter Salah Diagnosa, Disebut Sudah Meninggal Ternyata Masih Hidup

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved