Kamis, 5 Maret 2026

Berita Viral

Sempat Viral, Polsek Kelapa Gading Dituding Tutup Layanan Pelaporan Warga

Seorang pemuda viral di sosial media instagram menuduh Polsek Kelapa Gading tutup dan tidak melayani dirinya untuk masuk ke dalam.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Sempat Viral, Polsek Kelapa Gading Dituding Tutup Layanan Pelaporan Warga
Wartakotalive/Miftahul Murni
Polsek Kelapa Gading angkat bicara mengenai adanya tudingan tutup dan tidak melayani warga pada Sabtu (23/11/2024) malam. 

TRIBUNGORONTALO.COM-Seorang pemuda viral di sosial media instagram menuduh Polsek Kelapa Gading tutup dan tidak melayani dirinya untuk masuk ke dalam pada Sabtu (23/11/2024) malam.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @.adrian177 dan kemudian di repost oleh sejumlah akun viral.

Menanggapi itu, Polsek Kelapa Gading membantah tuduhan yang tak mendasar dari warga berkaos hitam tersebut.

Polsek Kelapa Gading angkat bicara mengenai adanya tudingan tutup dan tidak melayani warga pada Sabtu (23/11/2024) malam.

Menanggapi itu, Polsek Kelapa Gading membantah tuduhan yang tak mendasar dari warga berkaos hitam yang diunggah akun TikTok @.adrian177 dan kemudian diunggah kembali oleh sejumlah akun viral.

Baca juga: TPS Liluwo Gorontalo Mulai Dibangun Bernuansa Merah Muda

Baca juga: Segini Harta Kekayaan Sophian Rahmola, Ketua KPU Provinsi Gorontalo

Pria itu datang ke Polsek Kelapa Gading dengan mengaku keluarga dari tersangka narkoba berinisial IR yang ditangkap unit Reskrim.

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom menegaskan, narasi yang viral itu sangat tendensius kepada pihaknya.

“Untuk kejadian viral bahwa ada narasi-narasi negatif yang dibangun, Polsek Kelapa Gading tidak melayani dengan baik, tidak membuka celah komunikasi, semua itu tidak benar,” katanya, Selasa (26/11/2024).

Menurut Maulana, anggotanya saat itu sudah menerima pria tersebut dan menjelaskan secara detail tentang penanganan perkara kasus narkoba tersangka IR.

Kemudian, kata Maulana, pria berkaos hitam itu juga memaksa membesuk IR malam hari.

Padahal, Polsek Kelapa Gading memiliki jam besuk tahanan yang sudah ditentukan dam sesuai standard operasional prosedur (SOP).

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 59 Kurikulum Merdeka: Penilaian Pengetahuan, Soal Pilihan Ganda

Baca juga: Benteng Ulanta di Bone Bolango Akan Dikembangkan Sebagai Destinasi Wisata Multifungsi

"Kami menyayangkan ada narasi yang dibangun beberapa pihak yang merugikan Polsek Kelapa Gading, padahal kami sudah bertemu dengan mereka tapi tetap ada ketidakpuasan sehingga membuat kegaduhan yang berdampak pada pelayanan kepada masyarakat," ujar mantan Kapolsek Sawah Besar.

Karena tak diberi izin membesuk, pria itu berupaya membuat kegaduhan di Polsek Kelapa Gading dengan berteriak-teriak.

Sehingga pintu gerbang ditutup agar tidak terjadi gesekan antara orang tersebut dengan petugas jaga.

“Langkah ini semata-mata diambil untuk meminimalkan risiko terkecil untuk menjaga kondusifitas Mako Polsek,” tegas Maulana.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved